Kasus Daycare Little Aresha, Komisi X DPR Beri Perhatian Khusus

  • 29 Apr 2026 22:17 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Kasus dugaan kekerasan anak dibawah umur oleh Daycare Little Aresha yang berada di Sorosutan, Umbulharjo, Yogyakarta telah menarik perhatian berbagai pihak. Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Maria Yohana Esti Wijayanti turut memberi perhatian dan terlibat dalam upaya penyelesaian kasus ini

Dalam audiensi bersama dengan orang tua korban pada Rabu, 29 April 2026, Esti menyatakan kesiapan untuk dan mengirimkan tim untuk membantu penanganan kasus. Tim tersebut akan membantu dari proses hukum hingga restitusi

“Kebetulan ada tim yang selama ini juga bergerak di dalam penanganan kasus kasus kekerasan, termasuk mengurus soal restitusi yang tadi disampaikan oleh para wali. Itu nanti juga akan bergabung untuk membantu,” ucap Esti

Sejumlah anak yang dititipkan di daycare tersebut diduga mengalami berbagai bentuk kekerasan, mulai dari diikat, dibiarkan di lantai, tidak diberikan kebutuhan dasar seperti makan dan minum yang cukup, hingga tidak memperoleh obat-obatan yang dibutuhkan.

Diduga akibat perlakuan tersebut, beberapa anak dilaporkan mengalami gangguan kesehatan seperti pneumonia, stunting, hingga bronkitis.

Kondisi daycare juga dinilai memprihatinkan. Dinding bangunan terlihat ditumbuhi jamur hitam. Sejumlah orang tua melaporkan anak mereka mengalami bronkitis menduga kondisi lingkungan tersebut turut berkontribusi terhadap masalah kesehatan tersebut.

Hingga saat ini korban yang telah terdata mencapai 106 orang. Sukirman, salah satu yang sempat menitipkan anaknya dari usia tiga bulan, mengatakan bahwa pertumbuhan fisik maupun psikis anaknya terganggu akibat ini.

“Harapan kami sebagai orang tua memohon tegakkan keadilan seadil-adilnya dan berikan hukuman seberat-beratnya. Bila perlu dengan pasal berlapis, dan siapapun orang yang ada di belakang, backingan atau apapun bahasanya, negara tidak boleh kalah oleh penjahat,” kata Sukirman.

Kasus ini masih dalam proses penanganan, sementara para orang tua berharap adanya keadilan serta perlindungan bagi anak-anak yang menjadi korban. (Aryasena)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....