Surya Paloh Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana
- 04 Mar 2026 03:41 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Ketua Umum (Ketum) Partai Nasional Demokrat (NasDem) Surya Paloh mengungkapkan sejumlah pembahasan dalam pertemuannya bersama Presiden Prabowo Subianto. Pertemuan tersebut berlangsung di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, 3 Februari 2026, dan dihadiri para tokoh bangsa.
Surya Paloh mengatakan, Presiden membahas berbagai perkembangan isu strategis yang tengah terjadi. Salah satunya adalah dinamika geopolitik global yang kian memanas, khususnya di kawasan Timur Tengah.
"Mengupdate perkembangan terakhir dari berbagai perkembangan situasi yang kita pahami bersama. Yang paling mutakhir ini, adalah perang terhadap Iran yang dilakukan Amerika bersama dengan Israel," kata Surya Paloh kepada wartawan usai mengikuti pertemuan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, 3 Maret 2026.
Dari berbagai penjelasan tersebut, Paloh mengungkapkan bahwa langkah Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, sudah tepat. Dalam menyikapi situasi tersebut, Indonesia dikatakannya, berada pada posisi tidak memihak, namun mengutamakan perdamaian dan kemerdekaan Palestina.
"Menegaskan kembali bagaimana mempertahankan politik bebas dan aktif, rasa simpati dan empati yang besar terhadap bagaimana perjuangan rakyat Palestina. Tadi ditegaskan kembali (Presiden Prabowo)," ujar Ketuk NasDem, Surya Paloh.
Perlu diketahui pertemuan itu dihadiri Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY); dan Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi). Selain itu pertemuan juga diikuti Wapres ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla (JK), Wapres ke-11 Boediono, dan Wapres ke-13 K.H Ma'ruf Amin.
Pertemuan tersebut, Presiden juga mengundang sejumlah Menlu periode 1999 -2002, Alwi Shihab, serta Menlu periode 2001-2009, Hassan Wirajuda. Tidak hanya itu, sejumlah Menteri terkait di jajaran Kabinet Merah-Putih, juga turut mengikuti pertemuan kebangsaan tersebut.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....