Bijak dalam Menikmati Sajian Hidangan Lebaran
- 19 Mar 2026 13:53 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Sleman - Pada waktu perayaan lebaran ataupun setelahnya, konsumsi olahan daging dan telur mengalami peningkatan. Karena banyak keluarga masih menyantap hidangan seperti sate kambing, tongseng, opor ayam, gulai daging, hingga telur balado.
Menurut dosen Fakultas Peternakan (Fapet) UGM Endy Triyannanto pola konsumsi yang berlangsung beberapa hari sampai minggu ini perlu diperhatikan. Karena sebagian besar menu Idulfitri mengandung lemak jenuh, minyak, gula, atau garam yang cukup tinggi.
Endy menjelaskan bahwa konsumsi daging dan telur tidak menjadi masalah selama pengolahannya tidak menambah berat beban metabolik tubuh. Rendang, opor, ataupun telur balado dan teman-temannya itu sumber protein bagus.
“Tantangannya muncul ketika dikonsumsi berulang dengan teknik memasak bersantan, digoreng, atau menggunakan bumbu tinggi garam,” katanya dalam keterangan tertulis yang diterima RRI Rabu, 18 Maret 2026.
Kebiasaan makan hidangan sisa lebaran dari pagi hingga malam, kata Endy, dapat meningkatkan kolesterol, tekanan darah, dan total energi harian tanpa disadari. Untuk mengurangi risiko tersebut, Endy menganjurkan masyarakat mulai menyeimbangkan pola makan dengan memperbanyak sayuran, buah, dan air putih serta memberi jeda tubuh dalam mencerna makanan.
“Kuncinya bukan menghindari produk ternak, tapi mengatur porsi. Dengan pola makan seimbang, kita tetap bisa menikmati olahan daging dan telur selama dan pasca lebaran dengan aman,” ujarnya. Ia juga menyarankan memilih metode memasak yang lebih ringan. Seperti merebus, mengukus, atau memanggang, serta tidak menyajikan daging atau telur setiap waktu.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....