Olahan Kue Keranjang

  • 24 Feb 2026 10:30 WIB
  •  Gunung Sitoli

RRI.CO.ID, Gunungsitoli - Nian Gao atau kue keranjang merupakan kue tradisional Tioghoa yang wajib menjadi kudapan saat imlek dan berbahan dasar tepung ketan dan gula merah dengan tekstur kenyal dan legit. Kue keranjang bermakna simbolis sebagai harapan untuk peningkatan kesejahteraan, keberuntungan, dan kebahagiaan yang lebih baik di tahun baru.

Selain dimakan langsung kue keranjang juga dapat diolah menjadi kudapan yang lebih enak, salah satunya adalah dengan cara mengolah dengan digoreng kembali. Cara menikmati kue keranjang dengan cara digoreng pertama yang dilakukan buatlah adonan dari campuran tepung terigu, telur, garam dan air secukupnya. Kemudian potong kue keranjang sesuai selera setelah itu celupkan ke adonan tepung terigu, selanjutnya goreng sampai matang. Saat menggoreng hindari penggunaan minyak yang terlalu banyak dan berulang karena dapat mempengaruhi rasa.

Selain digoreng kue keranjang juga dapat dijadikan ongol-ongol yang legit dengan cara mengukus kue keranjang yang telah dipotong sesuai selera, setelah kukus selama 10-15 menit lalu taburi parutan kelapa muda yang sudah diberi sedikit garam. Ongol-ongol kue keranjang sangat nikmat dan menyehatkan karena bahan yang digunakan tergolong aman.

Selain digoreng dan dikukus menjadi ongol-ongol, olahan menarik dari kue keranjang yakni sate coklat. Disebut sate coklat karena potongan kue keranjang disusun berbentuk sate dan dilumiri lelehan coklat yang menjadi saos lumer. Perpaduan antara legitnya kue kerangjang dan manis dan lumernya coklat menambah sesansi rasa yang lezat.

Kue keranjang dapat juga dijadikan pelengkap isian kolak. Sederhana dan kreatif namun memberi warna lain pada olahan kolak selain ubi, pisang, kolangkaling, dan juga singkong. Itulah sebagian olahan kue keranjang sederhana, simple dan enak yang dapat dipraktekkan dirumah biar tidak bosan dimakan langsung.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....