Jangan Sepelekan Kelamaan Duduk, Ancam Jantung hingga Diabetes
- 18 Jul 2026 19:42 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon - Duduk terlalu lama telah menjadi kebiasaan yang sulit dihindari di era modern. Pekerja kantoran, pelajar, hingga pengemudi menghabiskan sebagian besar waktunya dalam posisi duduk. Padahal, kebiasaan yang tampak sepele ini dapat meningkatkan risiko berbagai gangguan kesehatan jika dilakukan terus-menerus tanpa diselingi aktivitas fisik.
Para ahli kesehatan menyebutkan bahwa duduk dalam waktu lama dapat memperlambat metabolisme tubuh. Akibatnya, pembakaran kalori menjadi berkurang dan kemampuan tubuh mengatur kadar gula darah serta lemak ikut menurun. Kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko obesitas dan diabetes tipe 2.
Selain itu, terlalu lama duduk juga berdampak pada kesehatan jantung. Kurangnya aktivitas fisik membuat sirkulasi darah tidak optimal, sehingga dapat memicu tekanan darah tinggi, kolesterol, hingga meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke. Risiko ini semakin besar apabila kebiasaan duduk terlalu lama disertai pola makan yang kurang sehat dan minim olahraga.
Dampak lain yang sering dirasakan adalah nyeri pada leher, bahu, dan punggung. Posisi duduk yang tidak ergonomis dalam waktu lama membuat otot dan tulang belakang bekerja lebih keras. Akibatnya, tubuh terasa pegal, kaku, bahkan dapat memicu gangguan pada tulang belakang jika terus dibiarkan.
Untuk mengurangi risiko tersebut, masyarakat dianjurkan untuk berdiri atau berjalan ringan setiap 30 hingga 60 menit. Melakukan peregangan selama beberapa menit juga dapat membantu melancarkan aliran darah, mengurangi ketegangan otot, serta menjaga tubuh tetap bugar selama beraktivitas.
Tidak kalah penting, setiap orang disarankan memenuhi kebutuhan aktivitas fisik minimal 150 menit per minggu dengan intensitas sedang. Kebiasaan sederhana seperti menggunakan tangga, berjalan kaki saat menelepon, atau sesekali berdiri saat bekerja dapat memberikan manfaat besar bagi kesehatan dalam jangka panjang.
Menjalani gaya hidup aktif merupakan langkah sederhana namun efektif untuk mencegah berbagai penyakit kronis. Dengan mengurangi waktu duduk yang terlalu lama dan rutin bergerak, masyarakat dapat menjaga kesehatan jantung, mengendalikan kadar gula darah, serta meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan.
Penulis : Sumiaty Manilet
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....