Sisir Warga Pelosok Desa, Bhabinkamtibmas Polres Sragen Temukan 88 Kasus TB Paru
- 17 Jul 2026 16:42 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, SRAGEN – Peran Bhabinkamtibmas Polres Sragen tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Di balik tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, mereka kini menjadi garda terdepan dalam mendukung percepatan eliminasi tuberkulosis (TB) paru di Kabupaten Sragen.
Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari mengerahkan seluruh Bhabinkamtibmas untuk bersinergi dengan petugas kesehatan di masing-masing kecamatan demi menyukseskan program ini. Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui kegiatan tracing kontak erat, edukasi kepada masyarakat, hingga pendampingan pasien dalam upaya pencegahan dan pengobatan TB paru sampai ke tingkat desa.
AKBP Dewiana Syamsu Indyasari menjelaskan bahwa penanganan TB bukan hanya menjadi tanggung jawab sektor kesehatan. Polri melalui Bhabinkamtibmas hadir untuk memperkuat upaya pemerintah dengan mendekatkan layanan kepada masyarakat, mengedukasi warga, serta mendukung proses tracing agar penularan dapat segera diputus.
"Pada pelaksanaan tracing periode ketiga yang berlangsung mulai 13 Juni hingga 14 Juli 2026, petugas di lapangan berhasil mengonfirmasi temuan sebanyak 88 kasus TB paru," ucap Kapolres, Kamis 16 Juli 2026.
Menindaklanjuti temuan tersebut, petugas bergerak cepat melakukan penelusuran terhadap orang-orang yang memiliki kontak erat dengan pasien sebagai langkah deteksi dini.
Tercatat sebanyak 190 kontak erat berhasil dijangkau dan langsung diarahkan untuk menjalani pemeriksaan medis, baik melalui pemeriksaan dahak (sputum) maupun pemeriksaan darah.
Upaya tindak lanjut ini menjadi bagian krusial dalam menemukan kasus secara cepat agar para pasien yang teridentifikasi dapat segera memperoleh penanganan medis secara intensif, sekaligus mencegah penyebaran penyakit lebih luas di lingkungan sekitarnya.
"Kegiatan tracing ini dilaksanakan secara serentak di 20 kecamatan di Kabupaten Sragen dengan melibatkan Bhabinkamtibmas, tenaga kesehatan puskesmas, serta Dinas Kesehatan," katanya lebih lanjut.
Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat juga menjadi jembatan komunikasi penting untuk menghilangkan stigma terhadap penderita TB.
Bersamaan dengan proses tracing, personel aktif meningkatkan kesadaran masyarakat agar bersedia menjalani pemeriksaan lanjutan apabila memiliki gejala maupun riwayat kontak erat dengan pasien.
Menurut Kapolres, keterlibatan aktif Polri dalam program eliminasi TB ini merupakan wujud nyata pelayanan kepada masyarakat yang tidak hanya berorientasi pada pemeliharaan keamanan, tetapi juga mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.
Melalui kolaborasi lintas sektor yang terus diperkuat, Polres Sragen berharap upaya deteksi dini, tracing kontak erat, dan pendampingan pengobatan dapat berjalan optimal sehingga target eliminasi tuberkulosis di Kabupaten Sragen dapat tercapai secara lebih cepat. MI
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....