Perawatan Behel untuk Cegah Kerusakan Gigi

  • 17 Jul 2026 08:26 WIB
  •  Banten
Poin Utama
  • Pengguna behel harus menggunakan sikat gigi khusus ortodontik dengan bulu berbentuk V, untuk membersihkan area sekitar bracket dan mencegah penumpukan plak.
  • Menyikat gigi minimal dua kali sehari serta membawa dental floss saat bepergian sangat penting untuk menghindari penumpukan sisa makanan dan penyakit gusi.
  • Kontrol rutin ke dokter gigi setiap bulan diperlukan untuk memantau pergerakan gigi, mengevaluasi kondisi bracket dan kawat, serta memastikan perawatan berjalan sesuai rencana.

RRI.CO.ID, Serang - Penggunaan kawat gigi atau behel tidak hanya bertujuan memperbaiki susunan gigi, tetapi juga menuntut perawatan yang lebih teliti dibandingkan gigi tanpa behel. Pengguna behel perlu menjaga kebersihan rongga mulut secara rutin agar sisa makanan tidak menumpuk pada penyangga kawat gigi atau bracket dan kawat yang dapat memicu kerusakan gigi maupun gusi.

Pengguna kawat gigi, Nabilah Luthfiyah Hafidloh, mengatakan kebersihan gigi menjadi perhatian utama selama menjalani perawatan ortodonti. Menurutnya, pengguna behel disarankan menggunakan sikat gigi khusus ortodontik yang memiliki bulu berbentuk huruf V sehingga lebih mudah menjangkau sela-sela bracket.

“Gosok gigi menggunakan sikat khusus ortodontik yang bulu sikatnya berbentuk V supaya area di sekitar bracket bisa lebih bersih,” katanya pada RRI Banten, Jumat, 17 Juli 2026.

Selain menggunakan sikat gigi khusus, Nabilah mengingatkan pentingnya menyikat gigi secara rutin sedikitnya dua kali sehari, yakni setelah bangun tidur dan sebelum tidur. Kebiasaan tersebut dinilai mampu mengurangi penumpukan plak dan sisa makanan yang berpotensi menyebabkan gigi berlubang maupun radang gusi selama menggunakan behel.

Ia juga menyarankan pengguna behel selalu membawa dental floss atau benang gigi saat bepergian. Alat tersebut dinilai efektif membantu membersihkan sisa makanan yang sulit dijangkau sikat gigi, terutama di sela-sela gigi dan bagian bracket.

“Selalu membawa dental floss saat bepergian karena sering ada makanan yang tersangkut di sela-sela gigi maupun bracket behel,” ujarnya.

Menurut Nabilah, pola makan juga perlu diperhatikan selama menggunakan kawat gigi. Pengguna behel sebaiknya menghindari makanan bertekstur keras agar bracket tidak mudah lepas atau rusak sehingga proses perawatan tetap berjalan sesuai rencana.

Selain menjaga kebersihan dan pola makan, kontrol rutin ke dokter gigi juga menjadi bagian penting dalam perawatan ortodonti. Pemeriksaan berkala setiap satu bulan sekali diperlukan untuk memastikan posisi gigi bergerak sesuai target sekaligus mengevaluasi kondisi bracket dan kawat.

“Rutin kontrol ke dokter gigi satu bulan sekali agar perkembangan behel bisa dipantau dan jika ada masalah bisa langsung ditangani,” ucapnya.

Nabilah menambahkan, pemilihan warna karet behel juga dapat disesuaikan dengan selera masing-masing pengguna. Namun, menurutnya, hal tersebut tetap menjadi pelengkap, sedangkan disiplin menjaga kebersihan mulut dan mengikuti jadwal kontrol merupakan faktor utama agar hasil perawatan maksimal.

Melalui perawatan yang tepat dan konsisten, pengguna behel diharapkan dapat menjaga kesehatan gigi dan mulut selama menjalani perawatan ortodonti. Sekaligus memperoleh hasil yang optimal sesuai anjuran dokter gigi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....