Paparan Cahaya Biru dari Layar Gawai Dapat Mengganggu Pola Tidur

  • 17 Jul 2026 10:01 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Warga diimbau untuk membatasi penggunaan gawai menjelang tidur guna menghindari gangguan kualitas istirahat di malam hari. Kebiasaan menatap layar ponsel sebelum memejamkan mata sering kali dianggap sepele oleh sebagian besar masyarakat urban.

Padahal, tim medis mengingatkan bahwa paparan cahaya biru dari layar gawai dapat mengganggu siklus alami tubuh secara serius. Praktisi kesehatan menjelaskan bahwa pancaran cahaya biru (blue light) dari layar gawai mampu menekan produksi hormon melatonin dalam tubuh.

Hormon ini berfungsi sebagai pemberi sinyal alami agar tubuh merasa rileks dan mengantuk saat malam tiba. Penurunan kadar melatonin secara drastis menyebabkan seseorang mengalami kesulitan tidur hingga menderita insomnia akut.

Dampak buruk dari kurangnya waktu tidur ini tidak hanya membuat tubuh terasa lemas dan mengantuk di siang hari harian. Dalam jangka panjang, gangguan tidur kronis dapat menurunkan sistem kekebalan tubuh serta meningkatkan risiko penyakit obesitas dan depresi. Selain itu, kebiasaan menatap layar dalam kondisi ruangan gelap juga memicu kelelahan mata yang parah.

Masyarakat disarankan untuk menerapkan aturan bebas gawai minimal satu jam sebelum berencana memejamkan mata di malam hari. Mengaktifkan fitur filter cahaya kuning pada ponsel juga bisa menjadi solusi alternatif untuk mengurangi paparan radiasi visual.

Warga diminta mengganti kebiasaan bermain ponsel dengan aktivitas membaca buku fisik agar pikiran menjadi lebih tenang. Penyebarluasan literasi kesehatan digital ini diharapkan mampu mengubah kebiasaan buruk masyarakat demi menjaga kebugaran jasmani jangka panjang.

Memperbaiki kualitas tidur malam adalah investasi kesehatan paling sederhana namun berdampak nyata bagi produktivitas harian. Dengan disiplin membatasi waktu layar, kualitas hidup dan kesehatan organ tubuh warga dapat terus terjaga optimal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....