Banyuasin Perkuat Sinergi menuju Eliminasi AIDS, TBC dan Malaria
- 17 Jul 2026 09:17 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Pemerintah Kabupaten Banyuasin menggelar Dialog Interaktif Sinergi dan Komitmen Multi-Sektor pada 14 Juli 2026 untuk mempercepat eliminasi AIDS, TBC, dan Malaria melalui kolaborasi lintas sektor.
- Sekretaris Daerah Erwin Ibrahim menegaskan bahwa penanggulangan ketiga penyakit menular tidak dapat diselesaikan hanya melalui sektor kesehatan, tetapi memerlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
- Pemerintah Kabupaten Banyuasin akan mengoptimalkan media sosial dan kanal informasi pemerintah untuk memperluas sosialisasi pola hidup sehat dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang kesehatan.
RRI.CO.ID, Banyuasin - Pemerintah Kabupaten Banyuasin memperkuat sinergi lintas sektor untuk mempercepat eliminasi AIDS, Tuberkulosis (TBC), dan Malaria. Komitmen tersebut ditegaskan melalui Dialog Interaktif Sinergi dan Komitmen Multi-Sektor yang digelar di Auditorium Pemerintah Kabupaten Banyuasin, Selasa, 14 Juli 2026.
Kegiatan ini menjadi wadah menyatukan komitmen pemerintah, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, akademisi, serta berbagai pemangku kepentingan. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mempercepat pencapaian target eliminasi tiga penyakit menular sekaligus memperkuat sistem kesehatan di Kabupaten Banyuasin.
Dialog dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Banyuasin, Erwin Ibrahim. Dalam sambutannya, ia menegaskan penanggulangan AIDS, TBC, dan Malaria tidak dapat diselesaikan hanya melalui sektor kesehatan.
Menurut Erwin, keberhasilan eliminasi sangat bergantung pada keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Sinergi lintas sektor menjadi fondasi agar setiap program berjalan efektif, terukur, dan memberikan dampak nyata.
"Persoalan AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria membutuhkan kerja bersama. Sinergi dan komitmen lintas sektor menjadi kunci agar program yang telah direncanakan dapat berjalan secara efektif, terarah, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat," ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya membangun budaya hidup sehat sebagai bagian dari strategi pencegahan penyakit. Edukasi yang dilakukan secara berkelanjutan dinilai mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan diri, keluarga, dan lingkungan.
"Pola hidup sehat harus terus kita dorong dan biasakan di tengah masyarakat. Pencegahan merupakan langkah yang sangat penting sehingga masyarakat harus terus diberikan pemahaman tentang cara menjaga kesehatan diri, keluarga, dan lingkungan," katanya.
Selain memperkuat edukasi, Erwin meminta Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian Kabupaten Banyuasin mengoptimalkan seluruh kanal informasi pemerintah. Media sosial dinilai menjadi sarana efektif untuk memperluas penyebaran informasi kesehatan kepada masyarakat.
"Dinas Kominfo saya minta terus menyosialisasikan pola hidup sehat melalui media sosial. Sajikan informasi yang mudah dipahami agar pesan-pesan kesehatan dapat diterima masyarakat secara luas dan berkelanjutan," tuturnya.
Erwin menegaskan keberhasilan eliminasi AIDS, TBC, dan Malaria memerlukan aksi nyata yang dilakukan secara berkesinambungan oleh seluruh pemangku kepentingan. Pemerintah Kabupaten Banyuasin berkomitmen terus memperkuat koordinasi lintas sektor agar setiap program kesehatan berjalan lebih optimal.
Melalui dialog tersebut, Pemerintah Kabupaten Banyuasin berharap terbangun kesamaan persepsi dan langkah strategis dalam mempercepat eliminasi AIDS, TBC, dan Malaria. Kolaborasi yang kuat diharapkan mampu mewujudkan masyarakat Banyuasin yang lebih sehat, produktif, dan sejahtera.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....