Sungai Penuh Siaga DBD, Dinkes Catat 88 Kasus dan Gencarkan PSN

  • 17 Jul 2026 09:38 WIB
  •  Sungaipenuh

RRI.CO.ID, Sungai Penuh - Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Sungai Penuh mengalami peningkatan sepanjang Januari hingga pertengahan Juli 2026. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Sungai Penuh mencatat 88 kasus, atau lebih tinggi dibandingkan periode yang sama pada 2025.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Sungai Penuh, Yefrizal, mengatakan curah hujan yang masih tinggi menjadi penyebab utama bertambahnya jumlah penderita. Hujan yang turun hampir setiap hari menciptakan banyak genangan air. Kondisi tersebut menjadi tempat ideal bagi nyamuk Aedes aegypti berkembang biak.

"Curah hujan yang tinggi membuat banyak tempat tergenang air sehingga populasi nyamuk berkembang lebih cepat. Kondisi ini berdampak pada meningkatnya kasus DBD," kata Yefrizal.Kamis 16 Juli 2026

Berdasarkan data Dinas Kesehatan, sebanyak 88 kasus berasal dari laporan seluruh puskesmas dan rumah sakit di Kota Sungai Penuh hingga pertengahan Juli 2026. Data tersebut juga mencakup pasien asal Kabupaten Kerinci yang menjalani perawatan di rumah sakit di Kota Sungai Penuh.

Menghadapi lonjakan kasus, Dinas Kesehatan menggencarkan Gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di seluruh wilayah Kota Sungai Penuh. Program ini bertujuan memutus rantai perkembangbiakan nyamuk penyebab DBD.

Yefrizal mengajak masyarakat menerapkan pola hidup bersih dan sehat melalui gerakan 3M Plus. Warga diminta rutin menguras tempat penampungan air, menutup rapat wadah penyimpanan air, serta mendaur ulang atau mengubur barang bekas yang dapat menampung air hujan.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar menjaga kebersihan lingkungan secara rutin. Langkah sederhana tersebut mampu mengurangi jumlah tempat berkembang biaknya nyamuk.

Selain pencegahan, Dinas Kesehatan meminta masyarakat lebih waspada terhadap gejala DBD. Warga yang mengalami demam tinggi selama beberapa hari sebaiknya segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan.

Pemeriksaan harus dilakukan lebih cepat apabila demam disertai nyeri otot, muncul bintik merah pada kulit, atau gejala lain yang mengarah pada demam berdarah. Penanganan sejak dini dapat mencegah kondisi pasien menjadi lebih parah.

Dinas Kesehatan berharap masyarakat ikut berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan dan rutin melaksanakan PSN. Dengan kerja sama seluruh warga, penyebaran DBD di Kota Sungai Penuh diharapkan dapat ditekan meski curah hujan masih cukup tinggi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....