Mengenal Istilah Sleep Inertia
- 14 Jul 2026 15:00 WIB
- Sibolga
RRI.CO.ID, Sibolga - Sleep inertia merupakan kondisi ketika seseorang masih merasa linglung setelah bangun tidur. Kondisi tersebut dibahas dalam program SPADA Pro 2 RRI Sibolga, Sabtu, 11 Juli 2026.
Dalam pembahasan dijelaskan bahwa sleep inertia merupakan masa transisi sebelum otak siap beraktivitas sepenuhnya. Kondisi tersebut dapat menurunkan konsentrasi, kewaspadaan, dan kemampuan berpikir untuk sementara.
Menurut peneliti tidur Profesor Leon C. Lack, sleep inertia merupakan kondisi normal setelah seseorang terbangun. Lamanya kondisi tersebut dipengaruhi kualitas tidur, tahap tidur saat bangun, dan ritme sirkadian tubuh.
Seorang pendengar, Okta mengaku baru memahami penyebab rasa linglung setelah bangun tidur melalui pembahasan tersebut. "Saya baru tahu kondisi itu memiliki istilah khusus dan ternyata masih tergolong normal," ujar Okta saat mengikuti SPADA.
Okta juga mengatakan akan mulai memperbaiki pola tidurnya setelah memperoleh informasi tersebut. Ia menilai kebiasaan tidur yang teratur dapat membantu tubuh lebih siap menjalani aktivitas.
Sleep inertia umumnya berlangsung beberapa menit hingga sekitar satu jam. Tidur yang cukup dan berkualitas dapat membantu mempercepat pemulihan kewaspadaan setelah bangun.
Selain itu, paparan cahaya matahari pada pagi hari dapat membantu tubuh lebih cepat beradaptasi. Masyarakat juga dianjurkan menjaga jadwal tidur yang konsisten setiap hari.
Apabila rasa linglung berlangsung terlalu lama atau sering berulang, pemeriksaan kepada tenaga kesehatan perlu dipertimbangkan. Langkah tersebut penting untuk mengetahui kemungkinan adanya gangguan tidur.
Masyarakat diharapkan lebih mengenal istilah sleep inertia dan cara menguranginya. Penerapan pola tidur sehat dapat membantu tubuh bangun lebih segar dan siap beraktivitas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....