Benarkah SPF Tinggi Lebih Melindungi Kulit? Ini Penjelasannya

  • 14 Jul 2026 13:37 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh - Dokter spesialis kulit dan kelamin, dr. Elfa Wirdani M.Kes, SpKK, meluruskan sejumlah mitos yang berkembang di masyarakat mengenai penggunaan sunscreen. Salah satunya anggapan bahwa semakin tinggi nilai Sun Protection Factor (SPF), maka semakin lama kulit terlindungi dari paparan sinar matahari.

dr. Elfa menjelaskan bahwa nilai SPF tidak bisa diartikan sebagai jaminan perlindungan yang lebih lama bagi semua orang. Menurutnya, perhitungan SPF didasarkan pada ketahanan masing-masing jenis dan warna kulit terhadap paparan sinar matahari hingga muncul kemerahan (minimal erythema dose).

"Tidak bisa diasumsikan SPF yang tinggi, ketahanan terhadap matahari juga tinggi. Itu tergantung warna kulit masing-masing," ujar dr. Elfa dalam perbincangan Klinik Angkasa RRI Banda Aceh, Sabtu 11 Juli 2026.

Ia juga meluruskan anggapan bahwa sunscreen dengan SPF tinggi cukup digunakan sekali dalam sehari. Menurutnya, efektivitas SPF akan terus menurun seiring waktu sehingga masyarakat dianjurkan mengoleskan kembali (reapply) sunscreen setiap dua hingga tiga jam agar perlindungan kulit tetap optimal.

Selain itu, dr. Elfa menjelaskan bahwa produk dengan SPF yang semakin tinggi umumnya menggunakan basis krim sehingga kurang sesuai bagi pemilik kulit berminyak atau berjerawat. “Untuk sunscreen berbahan dasar gel tetap baik digunakan, terutama untuk kulit berjerawat, meski umumnya memiliki nilai SPF yang lebih rendah,” tambahnya.

Ia menyebutkan, edukasi mengenai penggunaan sunscreen yang tepat diharapkan dapat membantu masyarakat memilih produk sesuai jenis kulit dan kebutuhan, sehingga perlindungan terhadap dampak buruk paparan sinar ultraviolet dapat diperoleh secara optimal, bukan hanya berdasarkan tingginya angka SPF pada kemasan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....