Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo Libatkan Warga Cegah DBD
- 08 Jul 2026 06:13 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo – Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo terus memperkuat upaya pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) dengan mengedepankan pemberdayaan masyarakat dan kolaborasi lintas sektor hingga tingkat desa. Langkah tersebut dilakukan agar masyarakat berperan aktif dalam memutus rantai penularan penyakit yang disebabkan oleh nyamuk Aedes aegypti. Upaya ini juga menjadi bagian dari pengendalian DBD yang hingga Juni 2026 tercatat sebanyak 28 kasus di Kabupaten Gorontalo.
Penanggung Jawab Program DBD Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo, Yuliyanti Saleh, mengatakan perubahan perilaku masyarakat menjadi salah satu kunci utama dalam pengendalian DBD. Karena itu, pihaknya terus membangun kerja sama dengan pemerintah desa, kepala dusun, Babinsa, Babinkamtibmas, serta berbagai unsur masyarakat.
“Kita lebih banyak berkoordinasi dan bekerja sama dengan lintas sektor yang berada di desa. Karena ini adalah pemberdayaan masyarakat untuk mengubah perilaku, maka masyarakat harus dilibatkan secara aktif agar mampu menjaga dan mengendalikan DBD,” ujar Yuliyanti.
Selain melakukan edukasi dan pemberdayaan masyarakat, Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo juga menjalankan program pembersihan jentik berkala. Kegiatan tersebut dilaksanakan setiap minggu sebagai upaya menghilangkan tempat berkembang biaknya nyamuk penyebab DBD.
Yuliyanti menjelaskan, hasil pelaksanaan pembersihan jentik dipantau melalui aplikasi Silantor sehingga pelaporan dari setiap wilayah dapat dilakukan secara berkala dan menjadi dasar evaluasi program pengendalian DBD.
Dinas Kesehatan berharap keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan serta rutin melakukan pemberantasan sarang nyamuk dapat menekan risiko penyebaran DBD di Kabupaten Gorontalo.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....