Dikes Kabupaten Gorontalo Catat 28 Kasus DBD hingga Juni 2026
- 07 Jul 2026 06:30 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo - Hingga pertengahan tahun 2026 ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo mencatat terdapat 28 kasus demam berdarah (DBD) yang berhasil diidentifikasi, Senin 6 Juli 2026. Rinciannya, Januari sebanyak 7 kasus, Februari 8 kasus, Maret 4 kasus, April 2 kasus, Mei 5 kasus, dan Juni 2 kasus. Dari data tersebut, jumlah kasus DBD di Kabupaten Gorontalo sejak Januari hingga Juni masih menunjukkan tren yang naik turun setiap bulannya.
Menurut Penanggung Jawab Program DBD Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo, Yulianti Saleh, angka ini jauh lebih rendah dibandingkan jumlah kasus pada tahun 2025. Sepanjang tahun lalu tercatat ada sebanyak 96 kasus DBD, dengan satu pasien dilaporkan meninggal dunia.
"Sepanjang tahun 2025, kita ada 96 kasus DBD dengan satu pasien meninggal dunia. Alhamdulillah, sampai dengan bulan Juni kita tidak ada kasus yang sangat parah dan sampai mengakibatkan pasien meninggal dunia," tuturnya.
Meski jumlah kasus di tahun ini masih tergolong rendah, Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo menekankan seluruh jajaran puskesmas, termasuk masyarakat, untuk tetap bekerja keras memutus rantai penularan DBD. Pemberantasan sarang nyamuk (PSN) harus terus dilakukan secara rutin melalui penerapan gerakan 3M Plus, mengingat langkah tersebut merupakan upaya yang paling efektif dalam menekan perkembangan nyamuk penyebab DBD, sekaligus meminimalisir meningkatnya pasien DBD.
"Kita harus memutus rantai penularan DBD ini dengan pemberantasan sarang nyamuk. Itu adalah salah satu upaya yang paling efektif untuk mengurangi kasus DBD. Dengan memberantas sarang nyamuk, kita tidak akan membiarkan nyamuk tumbuh, berkembang, dan menyebarkan virus penyebab DBD" tandasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....