Usia Produktif di Sintang Mulai Banyak Terserang Hipertensi dan Diabetes

  • 06 Jul 2026 21:17 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang – Penyakit yang selama ini identik dengan kelompok usia lanjut kini mulai banyak ditemukan pada masyarakat usia produktif di Kabupaten Sintang. Puskesmas Tanjung Puri mencatat peningkatan jumlah pasien berusia 18 hingga di bawah 40 tahun yang didiagnosis menderita penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes melitus, hingga maag kronis.

Pelaksana Tugas Kepala Puskesmas Tanjung Puri, dr. Yudi, mengatakan kelompok usia produktif menjadi salah satu kelompok dengan peningkatan kunjungan pasien yang cukup signifikan. Bahkan, tren tersebut terus terlihat dibandingkan beberapa tahun sebelumnya. "Salah satu rentang usia yang peningkatan kunjungannya signifikan itu adalah kelompok usia produktif di atas 18 tahun sampai dengan 60 tahun. Di antara keseluruhan pasien tersebut, memang nampak penambahan angka kunjungan atau angka kesakitan dari yang berusia 18 sampai di bawah 40 tahun," ujarnya.

Menurut dr. Yudi, kondisi tersebut menjadi perhatian karena usia 18 hingga di bawah 40 tahun merupakan masa ketika seseorang seharusnya berada pada kondisi fisik yang prima. Namun, justru pada kelompok usia inilah mulai bermunculan penyakit yang dahulu jarang dijumpai. "Yang seharusnya benar-benar produktif, tapi malah kok jadi lebih banyak yang sakit dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Di antara mereka itu ternyata sudah mulai muncul penyakit-penyakit yang mungkin di zaman dulu tidak atau jarang sekali muncul pada umur-umur seperti itu," katanya.

Ia menjelaskan, penyakit yang kini banyak ditemukan pada kelompok usia muda antara lain hipertensi, diabetes melitus atau penyakit gula, serta maag kronis. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa penyakit tidak menular kini tidak lagi hanya menjadi ancaman bagi masyarakat lanjut usia, tetapi juga mulai menyerang generasi usia kerja yang aktif.

dr. Yudi menambahkan, pasien yang telah didiagnosis menderita hipertensi maupun diabetes melitus dapat menjalani pengobatan rutin melalui Program Rujuk Balik (PRB) yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. "Pasien-pasien ini mendapatkan pengobatan rutin setiap bulan melalui Program Rujuk Balik dan ditanggung oleh BPJS Kesehatan," tuturnya. Ia berharap masyarakat mulai lebih peduli terhadap pola hidup sehat, menjaga pola makan, rutin berolahraga, serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala agar penyakit tidak menular dapat dicegah sejak dini. (dby)

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....