Edukasi dan Vaksinasi Jadi Strategi Tekan Risiko Rabies
- 06 Jul 2026 12:59 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Pandeglang – Dinas Kesehatan Kabupaten Pandeglang terus memperkuat upaya pencegahan penyakit zoonosis melalui edukasi masyarakat dan vaksinasi rabies pada hewan peliharaan. Langkah tersebut dilakukan secara terpadu bersama Dinas Peternakan untuk menekan risiko penularan penyakit dari hewan kepada manusia.
Pengelola Program Zoonosis Dinas Kesehatan Kabupaten Pandeglang, Rifki Rahayu, mengatakan edukasi diberikan kepada berbagai kelompok masyarakat, mulai dari perangkat desa, RT, RW, hingga komunitas yang memiliki interaksi tinggi dengan hewan, seperti komunitas pemburu di Kecamatan Pulosari yang sebagian besar memelihara anjing.
| Baca juga: Campak pada Kehamilan Bisa Picu Keguguran |
"Kami rutin melakukan pembinaan dan sosialisasi kepada masyarakat bersama Dinas Peternakan dan Dinas Kesehatan agar mereka memahami cara mencegah penyakit zoonosis, terutama rabies," ucap Rifki saat berdialog bersama RRI PRO 1 Banten, Senin, 6 Juli 2026.
Selain penyuluhan, pemerintah juga menggelar vaksinasi rabies secara berkala terhadap hewan peliharaan. Menurut Rifki, vaksin rabies tidak cukup diberikan sekali, melainkan perlu diulang minimal setiap dua tahun agar perlindungan terhadap hewan tetap optimal.
Ia juga mengingatkan pemilik hewan peliharaan agar tidak membiarkan anjing atau kucing berkeliaran bebas. Hewan yang dilepas berisiko berinteraksi dengan hewan liar yang mungkin membawa virus rabies sehingga meningkatkan peluang penularan ketika kembali ke lingkungan rumah.
Apabila masyarakat menemukan hewan dengan gejala mencurigakan, seperti agresif, menggigit tanpa sebab, mengeluarkan air liur berlebihan, atau mengalami perubahan perilaku, masyarakat diminta segera melaporkan kepada Puskeswan atau Dinas Peternakan. Sementara jika terjadi gigitan pada manusia, korban harus segera mendatangi fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penanganan medis.
"Pencegahan paling efektif adalah vaksinasi hewan, menjaga kebersihan lingkungan, serta tidak membiarkan hewan peliharaan berkeliaran bebas. Dengan begitu, risiko penularan rabies dapat ditekan," ujar Rifki.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....