Jus Buah Kemasan: Terlihat Sehat, tapi Bisa Jadi Ancaman
- 28 Jun 2026 18:09 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon — Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin, mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam memilih minuman yang dianggap sehat, termasuk jus buah kemasan. Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, ia menyoroti kebiasaan mengonsumsi jus kemasan setiap hari, terutama bagi mereka yang memiliki aktivitas fisik rendah seperti duduk seharian atau lebih banyak menghabiskan waktu dengan rebahan.
Dalam unggahannya, Budi Gunadi Sadikin menjelaskan bahwa jus buah kemasan sering kali memberikan kesan sebagai pilihan sehat karena menggunakan label “buah”. Namun, menurutnya, kandungan dalam produk tersebut perlu diperhatikan, terutama kadar gula yang cukup tinggi.
Ia menyebut, konsep jus buah kemasan pada banyak produk sebenarnya tidak sepenuhnya sama dengan mengonsumsi buah asli. Minuman tersebut lebih mendekati campuran air, gula, dan tambahan sari buah, sehingga kandungan kalori serta gulanya dapat menjadi perhatian jika dikonsumsi tanpa memperhitungkan kebutuhan tubuh.
“Kalau aktivitas kita tinggi seperti olahraga berat atau latihan fisik, asupan energi tambahan mungkin lebih sesuai. Tetapi kalau tubuh lebih banyak diam, konsumsi gula berlebih secara rutin dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan,” menjadi pesan yang disampaikan dalam unggahan tersebut.
Salah satu hal yang disoroti adalah kandungan gula dalam minuman kemasan. Rata-rata satu kotak jus buah kemasan dapat mengandung sekitar 30 gram gula, jumlah yang cukup besar dan dapat mengambil porsi signifikan dari batas konsumsi gula harian yang dianjurkan.
Budi juga mengingatkan bahwa masalah kesehatan tidak hanya berasal dari satu jenis makanan atau minuman, tetapi dari pola hidup secara keseluruhan. Kebiasaan mengonsumsi makanan tinggi gula tanpa diimbangi aktivitas fisik dapat meningkatkan risiko berbagai masalah metabolisme, termasuk diabetes.
Sebagai pilihan yang lebih baik, masyarakat dianjurkan untuk kembali mengonsumsi buah dalam bentuk utuh. Buah asli tidak hanya memberikan rasa manis alami, tetapi juga memiliki kandungan serat yang membantu tubuh dalam proses pencernaan dan membuat rasa kenyang lebih lama.
Pesan utama dari unggahan tersebut adalah agar masyarakat tidak hanya melihat makanan atau minuman dari kemasannya saja. Sesuatu yang terlihat sehat belum tentu menjadi pilihan terbaik jika dikonsumsi berlebihan tanpa memperhatikan keseimbangan aktivitas dan kebutuhan tubuh.
Dengan menerapkan pola hidup yang lebih aktif serta memilih sumber makanan yang lebih alami, masyarakat dapat menjaga kesehatan dalam jangka panjang. Jika tujuan utamanya mendapatkan vitamin, buah asli tetap menjadi pilihan yang lebih lengkap dibandingkan hanya mengandalkan jus kemasan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....