Dokter Jelaskan Mitos Panas dalam yang Sering Dipercaya
- 26 Jun 2026 00:39 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID, Jambi - Istilah panas dalam kerap digunakan masyarakat untuk menggambarkan berbagai keluhan seperti bibir pecah-pecah, sariawan, tenggorokan sakit, hingga sensasi panas di dada. Namun, kondisi tersebut sebenarnya bukan merupakan penyakit yang dikenal dalam dunia medis.
Dokter sekaligus edukator kesehatan, Saddam Ismail, menjelaskan bahwa panas dalam hanyalah istilah yang digunakan masyarakat untuk menyebut kumpulan gejala yang memiliki penyebab berbeda-beda. “Istilah panas dalam itu tidak ada dalam dunia medis. Itu bukan satu penyakit spesifik, melainkan kumpulan gejala dari berbagai kondisi yang berbeda,” ujarnya.
Menurutnya, keluhan tenggorokan sakit dapat disebabkan oleh infeksi virus maupun bakteri. Sementara itu, sariawan bisa terjadi akibat kekurangan vitamin, luka karena tergigit, atau iritasi pada rongga mulut.
Ia menambahkan bahwa sensasi panas di dada juga tidak selalu berkaitan dengan panas dalam. Kondisi tersebut bisa menjadi tanda naiknya asam lambung yang memerlukan penanganan sesuai penyebabnya.
Karena itu, masyarakat diimbau tidak hanya mengandalkan minuman penyegar atau minuman yang diklaim dapat mengatasi panas dalam. Penanganan yang tepat harus didasarkan pada penyebab utama keluhan sehingga pengobatan yang diberikan dapat lebih efektif dan sesuai kondisi pasien.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....