Berjemur Sehat, Dapatkan Vitamin D tanpa Risiko Berlebih
- 27 Jun 2026 19:23 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Tren berjemur atau tanning untuk mendapatkan warna kulit yang lebih kecokelatan semakin populer di berbagai kalangan. Aktivitas ini tidak hanya dikaitkan dengan kebutuhan estetika dan gaya hidup, tetapi juga memiliki manfaat kesehatan apabila dilakukan dengan cara yang tepat dan tidak berlebihan.
Paparan sinar matahari diketahui menjadi salah satu sumber alami vitamin D yang penting bagi tubuh. Vitamin D berperan dalam menjaga kesehatan tulang, membantu proses penyerapan kalsium, serta mendukung sistem kekebalan tubuh agar dapat bekerja secara optimal dalam melindungi tubuh dari berbagai penyakit.
Profesor kedokteran sekaligus peneliti vitamin D dari Boston University, Dr. Michael F. Holick, menjelaskan bahwa sinar matahari merupakan sumber utama vitamin D bagi manusia. Paparan sinar ultraviolet B (UVB) dalam jumlah yang cukup dapat merangsang produksi vitamin D di kulit yang kemudian digunakan tubuh untuk berbagai fungsi penting. “Paparan sinar UVB yang cukup dapat membantu tubuh memproduksi vitamin D yang dibutuhkan untuk menjaga kesehatan tulang dan mendukung sistem kekebalan tubuh,” ujarnya.
Meski demikian, para ahli kesehatan mengingatkan bahwa berjemur harus dilakukan secara bijak. Waktu yang dianggap lebih aman untuk mendapatkan manfaat sinar matahari adalah pada pagi hari sebelum pukul 10.00 atau sore hari setelah pukul 15.00. Pada rentang waktu tersebut, intensitas sinar ultraviolet relatif lebih rendah dibandingkan siang hari.
Selain memperhatikan waktu, durasi berjemur juga perlu dibatasi. Paparan sinar matahari selama sekitar 10 hingga 15 menit beberapa kali dalam seminggu dinilai cukup untuk membantu memenuhi kebutuhan vitamin D sebagian besar orang, meskipun kebutuhan setiap individu dapat berbeda tergantung jenis kulit, usia, dan kondisi lingkungan. “Yang terpenting adalah menjaga keseimbangan antara memperoleh manfaat vitamin D dan melindungi kulit dari dampak paparan sinar ultraviolet yang berlebihan,” ucapnya.
Para ahli menambahkan bahwa vitamin D juga dapat diperoleh dari berbagai sumber makanan, seperti ikan berlemak, telur, serta produk pangan yang telah difortifikasi. Dengan penerapan yang tepat, berjemur dapat menjadi bagian dari gaya hidup sehat tanpa meningkatkan risiko gangguan kesehatan kulit di kemudian hari.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....