Stok Darah 362 Kantong, PMI Donor Keliling Jaga Ketersediaan

  • 13 Jun 2026 10:49 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Kediri - Persediaan darah di Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kabupaten Kediri saat ini tercatat sebanyak 362 kantong. Hal itu berdasarkan dari rilis data UTD PMI Kabupaten Kediri, Jumat, 12 Juni 2026.

Jumlah tersebut masih dinilai aman untuk memenuhi kebutuhan pasien di berbagai rumah sakit dan klinik di wilayah Kabupaten Kediri. Namun, PMI jug terus berupaya menjaga ketersediaan stok darah, meski kebutuhan transfusi darah pasien setiap harinya fluktuatif.

Sesuai data stok darah di PMI Kabupaten Kediri untuk golongan A sebanyak 60 kantong, kemudian untuk darah golongan B tersedia sebanyak 158 kantong. Sedangkan golongan darah O terdapat 105 kantong dan golongan darah AB tersedia sebanyak 39 kantong.

Staf Unit Donor Darah PMI Kabupaten Kediri, Yongki Frida Efendi, menjelaskan ketersediaan darah di PMI masih tergolong aman untuk memenuhi kebutuhan pasien. Selain itu pelaksanaan kegiatan donor diluar PMI meski stok masih aman, tetap dilakukan sesuai jadwal.

“Tidak hanya melakukan giat donor di instansi pemerintah maupun swasta, kami juga melakukan kegiatan donor di sekolah-sekolah SMA, SMK maupun MAN. Karena sekolah ingin memberikan edukasi kepada siswa tentang manfaat donor bagi tubuh manusia, terutama sejak usia muda,” ucapnya.

Salah satu kelompok pasien yang membutuhkan pasokan darah secara rutin adalah pasien cuci darah (hemodialisis). Untuk satu pasien, kebutuhan darah dapat mencapai sekitar empat kantong darah, sehingga ketersediaan stok harus terus dijaga agar pelayanan kesehatan tidak terganggu.

“Kebutuhan darah tidak hanya berasal dari pasien cuci darah, tetapi juga pasien thalassemia, pasien penyakit dalam, ibu melahirkan, hingga pasien yang menjalani tindakan operasi. Karena itu, stok darah harus selalu tersedia dalam jumlah yang memadai untuk mengantisipasi permintaan yang dapat meningkat sewaktu-waktu,” ujar Yongki.

Untuk mengamankan persediaan darah, PMI Kabupaten Kediri terus mengadakan kegiatan donor darah di tengah masyarakat melalui program donor keliling. Kegiatan ini dilakukan dengan menggandeng berbagai instansi, organisasi, sekolah, komunitas, hingga kelompok masyarakat sebagai upaya jemput bola kepada para pendonor.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....