Kacang dan kedelai bantu lawan hingga 30 persen

  • 04 Jun 2026 11:02 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID,Jambi - Konsumsi makanan berbasis kacang-kacangan dan kedelai secara rutin ternyata dapat membantu menurunkan risiko tekanan darah tinggi atau hipertensi. Temuan ini diungkapkan para peneliti dalam jurnal terbuka BMJ Nutrition, Prevention & Health yang menemukan bahwa orang yang sering mengonsumsi makanan seperti kacang-kacangan, buncis, tahu, edamame, serta susu kedelai memiliki kemungkinan lebih kecil mengalami hipertensi hingga 30 persen dibandingkan mereka yang jarang mengonsumsinya.

Dilansir dari Science Daily, penelitian yang dipublikasikan hingga Juni 2025 tersebut merupakan analisis terhadap 10 makalah ilmiah yang mencakup data dari 12 studi observasional jangka panjang di Amerika, Eropa, dan Asia. Setelah menggabungkan seluruh data, para peneliti menemukan bahwa individu dengan konsumsi kacang-kacangan tertinggi memiliki risiko hipertensi 16 persen lebih rendah dibandingkan kelompok dengan konsumsi terendah. Sementara itu, konsumsi makanan berbahan dasar kedelai dikaitkan dengan penurunan risiko hingga 19 persen.

Para peneliti juga menganalisis hubungan antara jumlah konsumsi dan perubahan risiko hipertensi. Hasilnya menunjukkan bahwa manfaat perlindungan terhadap tekanan darah tinggi cenderung meningkat seiring bertambahnya asupan kacang-kacangan dan produk kedelai, meskipun pada tingkat tertentu efek tersebut tampak mencapai titik jenuh.

Salah satu penjelasan yang diajukan adalah kandungan serat larut dalam kacang-kacangan dan kedelai. Serat ini dapat difermentasi oleh bakteri usus sehingga menghasilkan asam lemak rantai pendek. Senyawa tersebut diketahui berperan dalam membantu pembuluh darah menjadi lebih rileks dan melebar, sehingga dapat mendukung pengendalian tekanan darah.

Selain itu, makanan berbahan dasar kedelai juga mengandung isoflavon, yaitu senyawa alami dari tumbuhan yang memiliki efek positif terhadap kesehatan pembuluh darah. Berbagai penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa isoflavon dapat membantu meningkatkan fungsi pembuluh darah dan berkontribusi dalam menurunkan tekanan darah, terutama pada kelompok yang berisiko mengalami hipertensi.

Menanggapi hasil penelitian tersebut, Profesor Sumantra Ray mengatakan temuan ini memberikan dukungan penting bagi semakin banyaknya bukti yang menunjukkan manfaat pola makan berbasis tumbuhan terhadap kesehatan kardiovaskular. Meski demikian, ia mengingatkan bahwa masih terdapat sejumlah faktor yang belum terukur yang mungkin memengaruhi hasil penelitian. Ia juga menekankan perlunya penelitian lebih lanjut untuk memahami mengapa manfaat konsumsi kacang-kacangan dan kedelai tampak mencapai titik jenuh pada asupan sekitar 60 hingga 80 gram per hari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....