Lampu Kamar Menyala Semalaman, Apa Dampaknya bagi Kesehatan?
- 29 Mei 2026 05:49 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID Lhokseumawe: - Kebiasaan tidur dengan lampu menyala masih sering dilakukan banyak orang, terutama anak muda yang takut gelap atau terbiasa bermain gadget hingga larut malam. Padahal, kondisi kamar yang terlalu terang saat tidur ternyata bisa memengaruhi kualitas istirahat tubuh dan membuat tidur menjadi kurang nyenyak.
dr. Rivana Ameliya, menjelaskan bahwa tubuh manusia memiliki hormon melatonin yang membantu seseorang merasa mengantuk dan tidur lebih lelap. Hormon tersebut akan bekerja maksimal saat kondisi ruangan gelap. Jika lampu tetap menyala, otak akan menganggap tubuh masih berada di waktu aktif sehingga proses istirahat menjadi terganggu.
Menurut dr. Rivana Ameliya, tidur dengan cahaya terang juga dapat membuat mata dan otak terus bekerja meskipun tubuh sedang beristirahat. Akibatnya, seseorang lebih mudah terbangun di tengah malam, sulit tidur nyenyak, hingga merasa lelah saat bangun pagi. Kondisi ini jika berlangsung terus-menerus bisa memengaruhi konsentrasi dan suasana hati di siang hari.
Selain itu, cahaya dari lampu maupun layar ponsel sebelum tidur juga disebut dapat mengurangi rasa kantuk alami tubuh. Karena itu, masyarakat disarankan mulai mengurangi penggunaan gadget menjelang waktu tidur dan menciptakan suasana kamar yang lebih nyaman serta redup agar tubuh bisa beristirahat dengan optimal.
Meski begitu, dr. Rivana Ameliya mengatakan penggunaan lampu tidur redup masih diperbolehkan bagi orang yang merasa tidak nyaman dalam kondisi gelap total. Namun, intensitas cahaya sebaiknya tidak terlalu terang agar kualitas tidur tetap terjaga dan tubuh bisa mendapatkan waktu istirahat yang maksimal di malam hari.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....