Dianggap Aman, ternyata Vape Simpan Risiko Kesehatan

  • 27 Mei 2026 00:55 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID, Jambi - Anggapan bahwa vape lebih aman dibandingkan rokok konvensional karena hanya menghasilkan uap air masih banyak dipercaya masyarakat. Namun, Dokter Saddam Ismail menegaskan bahwa anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar karena vape mengandung berbagai zat kimia yang berpotensi membahayakan kesehatan.

Dokter Saddam Ismail menjelaskan bahwa asap yang dihasilkan vape bukanlah uap air biasa, melainkan aerosol yang mengandung senyawa kimia. Cairan vape diketahui mengandung nikotin serta bahan kimia pekat yang dapat berubah menjadi zat lain saat dipanaskan.

"Jadi itu bukan uap air, itu memang aerosol kimia," ujar Dokter Saddam Ismail. Ia menjelaskan bahwa proses pemanasan cairan vape dapat menghasilkan zat berbahaya baru, salah satunya formaldehida yang dikenal sebagai bahan pengawet.

Selain itu, aerosol dari vape juga disebut dapat mengandung partikel logam berat yang dapat menempel di paru-paru. Tidak hanya itu, bahan perasa yang terdapat dalam cairan vape juga dapat menimbulkan dampak negatif terhadap kesehatan jika terhirup ke dalam saluran pernapasan.

"Vape itu bukan uap air. Vape adalah aerosol kimia berbahaya," tegas Dokter Saddam Ismail. Ia mengingatkan masyarakat agar lebih bijak dalam menyikapi berbagai informasi mengenai vape dan tidak mudah percaya pada klaim yang menyebut produk tersebut sepenuhnya aman bagi kesehatan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....