Amankan Konsumsi Minuman Berkafein di Pagi Hari?

  • 26 Mei 2026 10:49 WIB
  •  Gunung Sitoli

RRI.CO.ID,Gunungsitoli - Kafein sering menjadi andalan banyak orang untuk memulai hari, baik melalui kopi, teh, maupun minuman energi. Namun, mengonsumsi kafein di pagi hari, terutama saat perut masih kosong, bisa membawa dampak kurang baik bagi kesehatan lambung.

Kafein merangsang produksi asam lambung. Saat diminum di pagi hari tanpa makanan, asam lambung meningkat lebih cepat dan dapat mengiritasi dinding lambung. Hal ini bisa menimbulkan rasa perih, mual, bahkan nyeri di bagian perut atas. Bagi orang yang memiliki riwayat Gastritis atau Asam Lambung Naik (GERD), kebiasaan ini bisa memperparah gejala.

Selain itu, kafein juga dapat melemahkan katup antara lambung dan kerongkongan. Akibatnya, asam lambung lebih mudah naik ke atas dan menyebabkan sensasi panas di dada (heartburn). Kondisi ini sering terjadi jika konsumsi kafein dilakukan secara berlebihan atau terlalu sering.

Minum kafein di pagi hari juga dapat memicu produksi hormon stres seperti kortisol. Jika dikombinasikan dengan kondisi lambung kosong, tubuh bisa menjadi lebih sensitif terhadap asam lambung, sehingga risiko iritasi semakin tinggi.

Bukan berarti kafein harus dihindari sepenuhnya. Ada beberapa cara untuk mengurangi dampaknya bagi lambung. Mengonsumsi kafein setelah makan bisa membantu melindungi dinding lambung. Memilih minuman dengan kadar kafein lebih rendah, seperti teh dibanding kopi, juga bisa menjadi pilihan. Selain itu, penting untuk tidak mengonsumsi kafein secara berlebihan dalam sehari.

Menjaga pola makan yang teratur dan memperhatikan waktu konsumsi kafein adalah kunci agar lambung tetap sehat. Jika sering mengalami keluhan seperti nyeri atau perih setelah minum kafein, sebaiknya mulai membatasi konsumsi dan memperhatikan reaksi tubuh.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....