Keutamaan dan Panduan Pelaksanaan Puasa Arafah
- 25 Mei 2026 08:59 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Bulan Dzulhijjah telah tiba, membawa kesempatan bagi umat Islam untuk meraih keberkahan melalui puasa Arafah. Ibadah sunnah muakkad ini dilaksanakan pada 9 Dzulhijjah, bertepatan dengan momen wukuf jemaah haji di Padang Arafah.
Berdasarkan kalender tahun ini, hari istimewa tersebut jatuh pada Selasa, 26 Mei 2026. Puasa ini memiliki kedudukan mulia karena mampu menghapus dosa selama dua tahun, yakni setahun yang lalu dan setahun yang akan datang. Keutamaan ini ditegaskan dalam hadis riwayat Muslim nomor 1162, di mana Rasulullah SAW menjelaskan bahwa puasa Arafah merupakan sarana pengampunan dosa yang sangat berharga bagi setiap mukmin.
| Baca juga: Jenis Olahraga Ringan Selama Berpuasa |
Selain itu, berpuasa di sepuluh hari pertama Dzulhijjah merupakan amal shalih yang sangat dicintai oleh Allah SWT. Keberkahan bulan ini semakin istimewa karena termasuk dalam salah satu dari empat bulan haram, sehingga setiap amal ibadah yang dilakukan di dalamnya memiliki nilai pahala yang jauh lebih besar dibandingkan hari-hari biasa.
Mengenai penggabungan niat puasa Arafah dengan qadha Ramadan, terdapat perbedaan pandangan di kalangan ulama. Lembaga fatwa Arab Saudi, Al-Lajnah ad-Daimah dalam kitab Al-Majmu'ah al-Ula (X/397), berpendapat bahwa seseorang yang melakukan qadha pada hari Arafah tetap sah puasanya, namun tidak mendapatkan keutamaan khusus puasa Arafah karena tidak ada dalil yang mendasarinya.
Di sisi lain, sebagian ulama seperti Imam as-Suyuthi berpandangan bahwa penggabungan niat tersebut diperbolehkan dan seseorang bisa mendapatkan pahala keduanya sekaligus. Oleh karena itu, bagi yang ingin melakukan qadha, cukup niatkan puasa wajib tersebut dengan harapan Allah SWT berkenan melimpahkan pula pahala puasa Arafah.
Bagi yang ingin melaksanakan puasa Arafah secara mandiri, dapat melafalkan niat Nawaitu shauma 'arafata sunnatan lillaahi ta'aalaa. Sementara itu, bagi yang ingin membayar hutang puasa Ramadan, niat yang dipanjatkan cukup niat qadha, sembari senantiasa mengharap rida serta ganjaran terbaik dari Allah SWT atas kesungguhan ibadahnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....