Sejarah Lahirnya Hari Aksi Internasional untuk Kesehatan Perempuan
- 24 Mei 2026 13:45 WIB
- Bengkulu
Poin Utama
- Hari Aksi Internasional untuk Kesehatan Perempuan atau International Day of Action for Women's Health diperingati setiap tanggal 28 Mei sejak 1987.
- Peluncuran agenda Call for Action pertama mengenai pencegahan maternal mortality and morbidity langsung meraih kesuksesan besar.
- Sejak saat itu, May 28th diakui secara luas oleh pemerintah serta organisasi masyarakat sipil dunia.
RRI.CO.ID, Bengkulu - Hari Aksi Internasional untuk Kesehatan Perempuan (HAIUKP) atau International Day of Action for Women's Health diperingati setiap tanggal 28 Mei sejak 1987. Momentum ini berawal dari forum International Women’s Health Meeting yang diselenggarakan di San Jose, Kosta Rika.
Dikutip dari situs resmi may28.org, dalam forum tersebut, jaringan Latin American and Caribbean Women’s Health Network (LACWHN) mengusulkan aksi gerakan 28 Mei. Usulan itu bertujuan menetapkan hari aksi internasional tahunan demi memperjuangkan hak kesehatan seluruh kaum perempuan.
Sebagai jaringan regional, LACWHN mengambil tanggung jawab besar untuk mempromosikan gerakan di wilayah mereka. Sementara itu, Women’s Global Network for Reproductive Rights (WGNRR) bertugas memimpin kampanye ini secara global.
Peluncuran agenda Call for Action pertama mengenai pencegahan maternal mortality and morbidity langsung meraih kesuksesan besar. Gerakan perdana ini berhasil menyediakan akses informasi yang luas bagi banyak organisasi akar rumput perempuan.
Kampanye ini juga berhasil mengungkap kesenjangan data penelitian yang krusial terkait kondisi kesehatan perempuan. Dampak positifnya, muncul berbagai pertemuan tatap muka, seminar, serta studi riset baru yang lebih mendalam.
Secara bersamaan, badan dunia seperti World Health Organisation (WHO) ikut mengangkat isu ini melalui tema "Safe Motherhood". WHO kemudian mendorong investasi dana untuk memperbaiki layanan medis serta mensponsori pelatihan khusus.
Sejak saat itu, May 28th diakui secara luas oleh pemerintah serta organisasi masyarakat sipil dunia. LACWHN dan WGNRR konsisten mempertahankan kelangsungan gerakan melalui kolaborasi Call for Action tahunan yang adaptif.
Topik tahunan yang diangkat sangat beragam, mulai dari Access to Quality Health Care hingga isu Access to Contraceptives. Pada praktiknya, setiap komunitas bebas memobilisasi masyarakat berdasarkan isu lokal yang paling relevan dan WGNRR dan LACWHN mendukung para anggota dengan menyediakan materi kampanye yang memadai.
Untuk tahun 2026, tema adalah "Essential, Not Optional: Strengthening Health Systems to Uphold Health Rights and sexual and reproductive health and rights and justice (SRHRJ) in Times of Polycrisis”. Tema ini disuarakan di tengah berbagai krisis global untuk menuntut agar layanan kesehatan serta keadilan reproduksi dijamin sebagai hak mendasar, bukan sekadar pilihan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....