Gejala Campak Beragam, Vaksinasi MMR Jadi Kunci Pencegahan
- 12 Mei 2026 11:04 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Penyakit campak masih menjadi salah satu penyakit menular yang perlu diwaspadai, terutama pada anak-anak. Gejala yang ditimbulkanpun dapat bervariasi, tergantung pada kondisi imunitas tubuh masing-masing individu.
Seorang tenaga kesehatan dr. Lucia Nauli, SpA menjelaskan, Secara umum seseorang dengan daya tahan tubuh yang kuat cenderung mengalami gejala campak yang lebih ringan. Sebaliknya, pada anak dengan sistem imun yang lemah, gejala yang muncul bisa lebih berat dan berlangsung lebih lama.
”Anak yang telah mendapatkan vaksinasi memiliki perlindungan lebih baik terhadap virus campak. Imunisasi membantu tubuh mengenali dan melawan virus, sehingga risiko mengalami gejala berat dapat diminimalkan”, jelasnya.
Sementara itu, anak yang belum pernah mendapatkan vaksin sama sekali berpotensi mengalami campak dengan tingkat keparahan yang lebih tinggi. Dalam kondisi tersebut, durasi penyakit bahkan bisa berlangsung hingga dua hingga tiga minggu.
”Campak sendiri disebabkan oleh virus dari golongan paramyxovirus yang sangat mudah menular melalui percikan droplet. Oleh karena itu, upaya pencegahan menjadi langkah yang sangat penting untuk dilakukan”, tambahnya.
Salah satu cara efektif untuk mencegah campak adalah melalui pemberian vaksin MMR (Measles, Mumps, Rubella). Vaksin ini tidak hanya melindungi dari campak, tetapi juga dari gondongan (mumps) dan rubella.
”Kita mengimbau para orang tua untuk memastikan anak-anak mereka mendapatkan vaksinasi lengkap sesuai jadwal. Dengan vaksinasi MMR, anak akan memiliki kekebalan yang lebih baik terhadap virus penyebab campak, sehingga dapat menekan risiko penularan dan komplikasi yang lebih serius”, ujarnya.
Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya imunisasi, diharapkan angka kasus campak dapat terus ditekan dan kesehatan anak-anak lebih terjaga.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....