Pencegahan Kanker Butuh Gerakan Bersama

  • 29 Apr 2026 19:03 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Penyakit kanker saat ini, menjadi salah satu ujian kemanusiaan yang tidak sederhana. Tidak hanya hadir sebagai penyakit, tetapi juga sebagai tantangan sistemik, sehingga butuh gerakan bersama untuk penanggulangan.

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X menyampaikan hal ini saat membacakan sambutan tertulis, dalam acara pelantikan Pengurus Yayasan Kanker Indonesia (YKI) di Gedhong Pracimasana Kompleks Kepatihan, Rabu, 29 April 2026. Saat ini, penanganan kanker menghadapi tantang sistemik.

”Meliputi keterlambatan diagnosis, kesenjangan akses layanan, serta rendahnya literasi kesehatan masyarakat,” katanya. ”Berbagai kajian menunjukkan keterbatasan literasi kesehatan berkontribusi pada berbagai persoalan.

Antara lain rendahnya partisipasi skrining, keterlambatan penanganan, hingga tingginya angka kematian akibat kanker, khususnya pada stadium lanjut. Maka, pendekatan penanggulangan kanker tidak cukup jika bertumpu pada layanan kuratif.

”Tapi harus bertransformasi menjadi gerakan yang berbasis partisipasi masyarakat,” ucapnya. ”Penguatan literasi, serta perubahan perilaku yang berkelanjutan.”

Pengalaman global menunjukkan, masyarakat dengan literasi kesehatan yang baik memiliki kecenderungan lebih tinggi untuk melakukan deteksi dini. Serta memahami gejala sejak awal, serta patuh terhadap pengobatan.

”Di tengah tantangan tersebut, peran Yayasan Kanker Indonesia menjadi sangat strategis,” ucapnya. ”Tidak hanya sebagai penggerak kesadaran publik, tetapi juga sebagai ruang empati, pemberi dukungan dan harapan.”

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....