Kuping Berdengung, Kenali Penyebab dan Tanda Waspadanya
- 28 Mar 2026 16:26 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya – Kuping berdengung, atau dalam istilah medis dikenal sebagai tinnitus, merupakan kondisi yang cukup umum dialami banyak orang. Gejalanya berupa suara denging, siulan, atau desisan yang terdengar tanpa adanya sumber suara dari luar. Meski sering dianggap sepele, kondisi ini kadang menjadi pertanda masalah kesehatan tertentu yang perlu diperhatikan.
Tinnitus Sementara
Pada sebagian kasus, tinnitus tidak berbahaya dan hanya bersifat sementara. Kondisi ini bisa muncul akibat paparan suara keras, kelelahan, atau stres. Misalnya, setelah menghadiri konser atau menggunakan earphone dengan volume tinggi dalam waktu lama, telinga dapat berdengung untuk sementara.
Penyebab Medis
Kuping berdengung juga bisa menjadi tanda gangguan kesehatan. Penumpukan kotoran telinga yang mengganggu fungsi pendengaran merupakan penyebab umum. Selain itu, infeksi telinga, gangguan pada saraf pendengaran, hingga masalah pada pembuluh darah juga dapat memicu tinnitus.
Faktor Usia
Seiring bertambahnya usia, kemampuan pendengaran seseorang dapat menurun, kondisi ini dikenal sebagai presbikusis. Penurunan pendengaran akibat usia sering disertai tinnitus yang berlangsung lebih lama.
Faktor Psikologis
Stres dan kecemasan juga dapat memperburuk tinnitus. Tekanan psikologis membuat sistem saraf lebih sensitif, sehingga suara denging terdengar lebih jelas dan mengganggu aktivitas sehari-hari.
Waspadai Jika Terus Menerus
Meski sering tidak berbahaya, tinnitus perlu diwaspadai jika terjadi terus-menerus atau disertai gejala lain seperti pusing, gangguan keseimbangan, atau penurunan pendengaran. Dalam kondisi tersebut, sebaiknya segera berkonsultasi dengan tenaga medis untuk penanganan yang tepat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....