Berat Badan Malah Naik setelah Puasa Ramadan
- 28 Mar 2026 09:54 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID, Jambi - Banyak orang berharap berat badan turun setelah menjalani puasa Ramadan selama sebulan penuh. Tapi yang terjadi justru sebaliknya—angka di timbangan malah naik. Fenomena ini ternyata cukup umum dan sering bikin bingung. Kok bisa, ya, sudah menahan lapar seharian tapi berat badan justru bertambah?
Salah satu penyebab utamanya adalah pola makan saat berbuka yang kurang terkontrol. Setelah seharian berpuasa, keinginan untuk “balas dendam” dengan makan berlebihan sering tidak tertahan. Mulai dari gorengan, minuman manis, hingga makanan berat dalam porsi besar, semuanya masuk dalam waktu singkat. Tanpa disadari, jumlah kalori yang masuk justru melebihi kebutuhan harian.
Selain itu, kebiasaan ngemil setelah tarawih juga ikut berperan. Banyak orang merasa malam hari adalah waktu santai, jadi camilan manis atau makanan ringan jadi teman begadang. Ditambah lagi, jam tidur yang berantakan selama Ramadan bisa memengaruhi metabolisme tubuh, membuat pembakaran kalori jadi kurang optimal.
Faktor lain yang sering terlewat adalah penurunan aktivitas fisik. Selama puasa, sebagian orang memilih mengurangi kegiatan agar tidak cepat lelah. Padahal, kurang gerak berarti kalori yang dibakar juga lebih sedikit. Akibatnya, kelebihan energi dari makanan tadi disimpan tubuh dalam bentuk lemak.
Jadi, meskipun puasa punya potensi membantu menurunkan berat badan, hasilnya sangat bergantung pada pola hidup selama Ramadan. Kuncinya ada pada keseimbangan: makan secukupnya saat berbuka, tetap aktif, dan menjaga kualitas tidur. Dengan begitu, manfaat puasa bukan hanya terasa secara spiritual, tapi juga berdampak positif bagi kesehatan tubuh.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....