Waspada Penyakit Pasca Lebaran, Ini Imbauan Dokter

  • 27 Mar 2026 10:44 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Momentum Lebaran yang identik dengan sajian makanan bersantan, manis, dan berlemak memang sulit dihindari. Namun di balik kenikmatan tersebut, terdapat risiko kesehatan yang perlu diwaspadai masyarakat setelah perayaan usai.

Sekretaris Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Tanjungpinang, dr. Delvy Atriani, mengingatkan bahwa peningkatan konsumsi makanan berlebih selama Lebaran dapat memicu berbagai penyakit, terutama bagi mereka yang memiliki riwayat penyakit tertentu.

“Biasanya setelah Lebaran, kasus gangguan kesehatan meningkat, terutama penyakit pencernaan dan penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes, serta kolesterol,” ujar Delvy Atriani, Jumat 28 Maret 2026.

Menurutnya, kondisi ini terjadi karena perubahan pola makan yang drastis. Setelah sebulan berpuasa dengan pola makan teratur, masyarakat cenderung “balas dendam” dengan mengonsumsi makanan tinggi lemak, gula, dan garam secara berlebihan.

Secara medis, kondisi tersebut memang berisiko memicu sejumlah penyakit. Di antaranya adalah sakit maag, diare, hipertensi, hingga peningkatan kadar kolesterol dan gula darah. Bahkan, pada sebagian orang, penyakit kronis seperti asam urat dan diabetes dapat kambuh setelah lebaran akibat pola makan yang tidak terkontrol .

Selain itu, Delvy juga menyoroti risiko penyakit infeksi yang sering muncul pasca Lebaran. Aktivitas silaturahmi, kelelahan saat mudik, serta kurang istirahat dapat menurunkan daya tahan tubuh.

“Batuk, pilek, hingga infeksi saluran pernapasan atas juga sering terjadi karena tubuh kelelahan dan imunitas menurun setelah aktivitas padat selama libur Lebaran,” ujarnya.

Ia menambahkan, masyarakat perlu segera kembali ke pola hidup sehat setelah Lebaran. Hal ini penting untuk mencegah dampak jangka panjang terhadap kesehatan, terutama penyakit kardiovaskular yang bisa berujung serius.

Sebagai langkah pencegahan, Delvy menyarankan masyarakat untuk mulai mengatur kembali pola makan dengan prinsip seimbang, memperbanyak konsumsi buah dan sayur, serta membatasi makanan berlemak dan manis. Selain itu, penting juga untuk rutin berolahraga, cukup istirahat, dan menjaga asupan cairan tubuh.

“Yang tidak kalah penting, bagi masyarakat yang memiliki riwayat penyakit, tetap patuh mengonsumsi obat dan lakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala,” katanya.

Dengan kesadaran menjaga kesehatan pasca Lebaran, diharapkan masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan kondisi tubuh yang tetap bugar dan terhindar dari berbagai risiko penyakit.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....