Benarkah Earphone Bluetooth Bisa Picu Tumor Otak? Ini Faktanya

  • 23 Mar 2026 22:33 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor – Penggunaan earphone Bluetooth semakin umum dalam aktivitas sehari-hari. Namun, muncul kekhawatiran bahwa perangkat ini bisa menyebabkan tumor otak karena radiasi.

Dilansir dari Hindustan Times, ahli bedah saraf Rupa Juthani menegaskan bahwa tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan earphone Bluetooth meningkatkan risiko tumor otak.

Ia menjelaskan bahwa perangkat Bluetooth memancarkan radiasi non-ionisasi. Jenis radiasi ini berbeda dengan radiasi berbahaya seperti sinar-X karena tidak merusak DNA yang dapat memicu kanker.

Selain itu, tingkat radiasi dari earphone Bluetooth jauh lebih rendah dibandingkan ponsel. Bahkan, paparan radiasi lebih tinggi terjadi saat seseorang menempelkan ponsel langsung ke telinga, terutama saat menelepon atau ketika perangkat sedang terhubung.

Penelitian jangka panjang juga tidak menemukan hubungan antara penggunaan perangkat Bluetooth dengan peningkatan risiko tumor. Data yang dikaji bahkan melibatkan hampir satu juta orang dalam periode lebih dari satu dekade.

Meski demikian, penggunaan perangkat tetap perlu bijak. Para ahli menyarankan untuk tidak memakai earphone terlalu lama dan menjaga jarak perangkat dari kepala jika tidak diperlukan.

Selain soal radiasi, risiko yang lebih nyata justru terkait kebiasaan penggunaan, seperti volume suara terlalu keras yang dapat merusak pendengaran. Dengan demikian, earphone Bluetooth dinilai aman digunakan selama sesuai aturan. Masyarakat tidak perlu khawatir berlebihan, tetapi tetap disarankan menggunakan perangkat secara bijak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....