Redakan Mabuk Perjalanan saat Mudik dengan Tips Ini
- 20 Mar 2026 13:37 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Mabuk perjalanan terjadi akibat konflik sinyal antara mata, telinga dalam, dan sistem saraf.
- Gejalanya meliputi pusing, mual, muntah, keringat dingin, hingga kelelahan.
- Pencegahan dapat dilakukan dengan posisi duduk tepat, menjaga sirkulasi udara, hingga cukup minum.
RRI.CO.ID, Jakarta – Mabuk perjalanan atau motion sickness menjadi keluhan umum yang kerap dialami saat mudik. Kondisi ini terjadi ketika tubuh menerima sinyal yang saling bertentangan antara mata, telinga bagian dalam, dan sistem saraf.
Hal ini menyebabkan otak mengalami kebingungan dalam memproses gerakan. Gejala mabuk perjalanan pun dapat muncul secara bertahap maupun tiba-tiba.
Beberapa di antaranya meliputi pusing, mual, muntah, keringat dingin, hingga kelelahan. Dalam beberapa kasus, penderita juga mengalami peningkatan produksi air liur serta napas yang terasa lebih cepat.
Anak-anak usia 2 hingga 12 tahun diketahui lebih rentan mengalami mabuk perjalanan dibanding orang dewasa. Meski tidak berbahaya, mabuk perjalanan dapat mengganggu kenyamanan selama perjalanan.
Oleh karena itu, sejumlah langkah pencegahan dapat dilakukan, di antaranya memilih posisi duduk yang menghadap ke depan. Kemudian, hindari membaca atau menggunakan gawai, serta mengarahkan pandangan ke objek yang jauh.
Selain itu, menjaga sirkulasi udara, beristirahat sejenak, serta mengonsumsi makanan ringan sebelum bepergian juga dapat membantu mengurangi gejala. Lalu, pastikan juga asupan air putih yang cukup.
Beberapa orang juga memanfaatkan obat antihistamin untuk meredakan mual. Namun, permen mint atau jahe juga dapat dijadikan alternatif.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....