Tips Menjaga Gula Darah Tetap Stabil saat Puasa
- 17 Mar 2026 16:33 WIB
- Sintang
RRI.CO.ID, Sintang - Menjalankan puasa bagi penyandang diabetes bisa menjadi tantangan tersendiri. Pasalnya, perubahan pola makan dan kebiasaan saat puasa bisa membuat kadar gula darah naik atau turun drastis. Oleh sebab itu, penting mengetahui cara mengontrol kadar gula darah saat puasa.
Selama puasa, ada banyak perubahan pada tubuh yang terjadi. Salah satunya adalah penurunan kadar gula darah di dalam tubuh. Meskipun wajar, kondisi ini bisa menjadi masalah besar bagi pengidap diabetes. Sebab, jumlah gula darah yang tak terkendali saat puasa bisa memicu komplikasi, seperti hiperglikemia dan hipoglikemia.
Untuk menjaga kestabilan gula darah selama puasa, sahurlah mendekati waktu imsak dengan mengonsumsi karbohidrat kompleks (nasi merah, gandum) yang dikombinasikan dengan protein dan serat agar kenyang lebih lama. Hindari makanan manis dan karbohidrat sederhana yang memicu lonjakan gula darah.
Berikut ini tips yang bisa Anda lakukan untuk mengendalikan kadar gula darah ketika berpuasa:
1. Penuhi kebutuhan air dalam sehari
Minum air yang cukup agar tubuh terhidrasi dengan baik, tapi ingat hindari minuman yang mengandung rasa manis.
Konsumsi minuman manis langsung saat berbuka hanya akan memicu lonjakan gula darah saat puasa secara drastis.
Perbanyak minum ketika di antara waktu berbuka puasa dan sahur. Jangan terlalu banyak minum di saat makan karena akan menyebabkan perut menjadi kembung.
Saat berbuka puasa, lebih baik dahulukan untuk minuman manis guna mengembalikan cairan di dalam tubuh. Selanjutnya, pasien diabetes boleh mengonsumsi buah-buahan.
2. Lakukan olahraga setelah berbuka puasa
American Diabetes Association merekomendasikan olahraga saat puasa dengan jenis aerobik paling sedikit selama 10 menit per hari dan bisa ditambah hingga 30 menit per hari. Selain itu, diabetesi bisa melakukan latihan kekuatan otot selama 2 – 3 sesi per hari. Ini berguna untuk meningkatkan sensitivitas insulin di dalam tubuh. Namun, pastikan Anda tidak melakukannya sebelum buka karena puasa dan olahraga bisa memicu penurunan gula darah secara drastis.
3. Atur porsi makan untuk menjaga kadar gula darah saat puasa
Mengatur porsi makan yang tepat saat puasa Ramadan berperan penting dalam mengendalikan kadar gula darah, terutama bagi penyandang diabetes.
Pasalnya, makan dengan porsi berlebihan, terutama makanan tinggi karbohidrat sederhana, dapat meningkatkan kadar gula darah.
4. Atur waktu makan dan cek gula darah
Anda sebaiknya memulai sahur mendekati waktu imsak. Ini berguna untuk mencegah gula darah turun terlalu rendah akibat jarak makan antara sahur dan buka puasa terlalu jauh. Selama berpuasa, uji kadar gula darah sebelum dan 2 jam setelah berbuka puasa, sebelum sahur, dan ketika mencapai tengah hari.
Bila kadar gula berada di bawah ambang gula darah normal, yakni kurang dari 70 mg/dL atau terlalu tinggi, yakni sebesar 300 mg/dL, sebaiknya batalkan puasa Anda. Segera berkonsultasi dengan dokter.
5. Kelola Tingkat Stres
Mengelola tingkat stres saat menjalani ibadah puasa menjadi salah satu hal yang bisa membantu kamu untuk mengontrol kadar gula darah dalam tubuh. Kamu bisa melakukan berbagai hal yang menyenangkan sambil menunggu waktu berbuka atau beristirahat pada siang hari.
6. Tidur yang cukup
Selain mengelola stres dengan baik, tidur yang cukup ternyata diperlukan untuk membantu mengontrol kadar gula darah tetap stabil saat puasa.
Pasalnya, kurang tidur dapat memengaruhi kadar gula darah. Mengutip studi dalam jurnal Cureus, kurang tidur dapat meningkatkan hormon kortisol.
Peningkatan hormon kortisol ini dapat menyebabkan resistensi insulin yang berujung pada naiknya kadar gula darah.
Oleh sebab itu, penting untuk mengatur jam tidur yang baik saat puasa, yaitu dengan menyempatkan tidur siang selama 30 menit dan tidur cukup di malam hari.
Sumber:
https://hellosehat.com/diabetes/tips-agar-gula-darah-saat-puasa-tetap-terkendali/
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....