Cegah Super Flu, Dinkes Imbau Masyarakat Terapkan “Cita Mas Jajar”
- 11 Mar 2026 15:25 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Sleman – Hingga saat ini, Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman belum mencatat adanya temuan kasus Super Flu di Kabupaten Sleman. Kepala Dinkes Sleman Cahya Purnama menyebut kasus Super Flu terjadi di Jawa Timur, Jawa Barat, dan Kalimantan Selatan. Cahya menyebut, Super Flu ini merupakan varian influenza H3N2 subclade K. Virus ini juga disebut mudah menular.
“Kewaspadaan terhadap Super Flu ini harus kuat karena ini virusnya itu seperti flu biasa,” kata Cahya saat dikonfirmasi belum lama ini.
Meski tak jauh berbeda dengan flu biasa, tapi Cahya mengimbau masyarakat untuk tetap waspada. Terlebih, Sleman menjadi salah satu tujuan favorit wisatawan selama libur lebaran. Tingginya mobilitas masyarakat ini menjadikan potensi penularan menjadi lebih besar. Masyarakat diimbau untuk terus melakukan cuci tangan, memakai masker, dan jaga jarak (Cita Mas Jajar).
“Cuci tangan, pakai sabun dan air mengalir tolong tetap disiapkan di masing-masing tempat terutama tempat-tempat umum. Kemudian memakai masker bagi mereka yang sakit flu terutama dan kemudian jaga-jaga kalau memang memungkinkan,” ujarnya.
Cahya menambahkan, virus ini terbilang tak berbahaya. Namun, kondisinya akan berbalik jika menular kepada kelompok rentan seperti lansia ataupun penderita diabetes. Untuk itu, dia mendorong kelompok rentan untuk rutin melakukan vaksinasi influenza tahunan.
“Sehingga pada saat banyak kunjungan ke sini ada virus flu atau istilahnya influenza like illness, kita sudah bisa bertahan,” ucap Cahya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....