Waspada Resiko Gaya Hidup Modern, Ini Penjelasannya
- 22 Feb 2026 19:34 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Tren kanker usus besar atau kanker kolorektal dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan peningkatan signifikan. Kondisi itu termasuk pada kelompok usia produktif.
Sebelumnya penyakit ini lebih banyak ditemukan pada pasien usia lanjut. Namun kini, dokter mulai menjumpai kasus pada pasien yang bahkan belum mencapai usia 50 tahun.
Dokter Spesialis Bedah RS AMC Muhammadiyah Yogyakarta Fadli Robby Amsriza membenarkan adanya tren peningkatan tersebut. Ini sejalan dengan berbagai penelitian terbaru.
”Yang menunjukkan peningkatan kasus pada kelompok usia muda mencapai sekitar 1–2 persen setiap tahun,” katanya, Minggu, 22 Februari 2026. ”Jadi, tren ini nyata dan perlu menjadi perhatian bersama.”
Menurut Fadli, peningkatan kasus tidak semata-mata disebabkan faktor genetik. Meskipun faktor keturunan tetap berperan, lonjakan kasus saat ini, banyak dipicu perubahan pola hidup masyarakat modern.
”Pola makan dan aktivitas harian sangat berpengaruh,” ucapnya. ”Konsumsi alkohol secara rutin atau berlebihan, merokok, makanan yang dibakar, hingga makanan ultra-proses dapat memicu peradangan berulang di usus besar.
Peradangan mikro yang berlangsung lama inilah yang berpotensi memicu kanker. Ia menambahkan, pola makan rendah serat dan tinggi gula turut berkontribusi terhadap peningkatan risiko.
Kurangnya aktivitas fisik yang berujung pada obesitas juga menjadi faktor penyebabnya. Karena, hal itu memperbesar peluang terjadinya kanker kolorektal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....