Banda Aceh Susun RAD Gender Hadapi Perubahan Iklim

  • 19 Jul 2026 18:40 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh – Penyusunan Rencana Aksi Daerah (RAD) Gender dan Perubahan Iklim menjadi langkah strategis dalam mewujudkan Banda Aceh sebagai kota yang tangguh menghadapi dampak perubahan iklim. Hal tersebut mengemuka dalam Dialog RRI bertajuk Diary Puan Perempuan dan Anak yang disiarkan RRI Pro 1 Banda Aceh, Senin 13 Juli 2026.

Dosen Universitas Syiah Kuala (USK) sekaligus Program Manager ACCU USK, Irfan Zikri, mengatakan penyusunan RAD tersebut bertujuan memastikan kebijakan perubahan iklim dapat mengakomodasi kebutuhan seluruh lapisan masyarakat, termasuk perempuan dan kelompok rentan.

"Perubahan iklim tidak berdampak sama bagi setiap orang. Karena itu, perspektif gender perlu diintegrasikan agar kebijakan yang disusun lebih adil, inklusif, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat," ujar Irfan Zikri.

Sementara itu, Kepala Bidang Tata Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Keindahan Kota Banda Aceh, Cut Safarina Yulianti, menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Banda Aceh terus memperkuat komitmen dalam menyusun kebijakan yang berorientasi pada pembangunan berkelanjutan dan ketahanan iklim.

"Kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat menjadi kunci dalam menyusun rencana aksi yang efektif sehingga Banda Aceh semakin siap menghadapi tantangan perubahan iklim di masa mendatang," kata Cut Safarina Yulianti.

Dialog yang dipandu oleh Ammar tersebut juga mengajak masyarakat untuk memahami pentingnya keterlibatan semua pihak dalam mendukung upaya mitigasi dan adaptasi perubahan iklim. Melalui penyusunan Rencana Aksi Daerah Gender dan Perubahan Iklim, Banda Aceh diharapkan mampu menjadi kota yang lebih tangguh, inklusif, dan berkelanjutan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....