Kenali Perbedaan Cabai Rawit dan Cabai Merah Keriting Sebelum Memasak

  • 18 Jul 2026 21:20 WIB
  •  Gorontalo
RRI.CO.ID, JAKARTA – Cabai merupakan komoditas bumbu dapur utama yang tidak pernah lepas dari kuliner Nusantara. Namun, bagi para pemula di dapur, membedakan jenis komoditas pedas ini sering kali membingungkan, terutama antara cabai rawit dan cabai merah keriting. Padahal, kedua jenis cabai ini memiliki karakteristik yang sangat bertolak belakang, mulai dari bentuk fisik hingga tingkat kepedasannya.
Kesalahan dalam memilih jenis cabai tentu dapat memengaruhi rasa akhir dan kualitas estetika masakan Anda. Berdasarkan karakteristiknya, berikut adalah empat perbedaan mendasar yang wajib Anda ketahui:
  • Ukuran dan Tekstur Fisik: Cabai rawit memiliki ukuran tubuh yang cenderung kecil (berkisar antara 2–4 cm), gemuk, dengan tekstur kulit luar yang halus dan licin. Sebaliknya, cabai merah keriting memiliki profil fisik yang panjang (mencapai 10–15 cm), ramping, dengan permukaan kulit yang bergelombang atau berkerut khas.
  • Sensasi dan Tingkat Kepedasan: Jika Anda mencari sensasi pedas yang membakar lidah, cabai rawit adalah rajanya. Kandungan senyawa kimia capsaicin di dalamnya sangat tinggi, menghasilkan tingkat kepedasan antara 50.000 hingga 100.000 SHU (Scoville Heat Units). Di sisi lain, cabai merah keriting berada pada level menengah, yaitu berkisar antara 30.000 hingga 50.000 SHU, sehingga memberikan rasa pedas yang lebih hangat dan bersahabat di lidah.
  • Fungsi Unik dalam Masakan: Cabai rawit biasanya diaplikasikan langsung sebagai bumbu iris pada tumisan, isi tahu goreng, atau dihaluskan untuk membuat sambal korek yang menuntut rasa pedas intens. Sementara itu, cabai merah keriting lazim dihaluskan untuk menjadi bumbu dasar merah pada hidangan balado, gulai, rendang, maupun opor.
  • Pengaruh Warna dan Estetika: Selain rasa pedas yang moderat, cabai merah keriting sering diandalkan oleh para koki untuk memberikan rona warna merah tua yang pekat dan menggugah selera pada masakan tanpa harus membuat hidangan tersebut menjadi terlalu pedas. Berbeda dengan cabai rawit yang fokus utamanya murni memberikan sensasi rasa pedas yang tajam menggigit.
Dengan memahami perbedaan mendasar ini, Anda kini dapat menentukan jenis cabai yang paling pas dengan menu masakan yang akan diolah di rumah.


google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....