Guru Besar Gizi Riau dan ITB Diskusikan Program Kantin Sehat untuk Kampus

  • 17 Jul 2026 16:31 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Masalah kesehatan mahasiswa akibat kebiasaan mengonsumsi makanan yang kurang sehat kini mendapat perhatian serius. Menanggapi hal ini, Guru Besar Ilmu Gizi Riau, Prof. Dr. Aslis Wirda Hayati, SP, MSi, hadir membawa solusi nyata dalam diskusi ilmiah Focus Group Discussion (FGD) yang bersama Institut Teknologi Bandung (ITB) pada Kamis 16 Juli 2026.

Acara diskusi ini mempertemukan para pakar gizi, pakar keamanan pangan, hingga ahli teknologi informasi. Tidak hanya para akademisi, diskusi ini juga melibatkan langsung para pedagang makanan yang berjualan di sekitar kampus ITB agar solusi yang dirancang bisa langsung diterapkan di lapangan.

Dalam pemaparannya, Prof. Aslis mengingatkan bahaya tersembunyi di balik makanan yang digemari mahasiswa. Ia mencontohkan satu porsi mie bakso yang ternyata bisa mengandung hingga 2.213 mg natrium (garam), melebihi batas aman harian yang dianjurkan oleh WHO sebesar 2.000 mg.

Kebiasaan mengonsumsi makanan olahan siap saji (Ultra-Processed Food) secara berlebih juga terbukti memicu obesitas serta meningkatkan risiko stres dan kecemasan (mental distress) pada mahasiswa.

Sebagai langkah nyata untuk menciptakan lingkungan kampus yang lebih sehat, FGD ini merumuskan beberapa program penting, yaitu:

1. Sertifikasi Kantin Sehat: Memberikan penghargaan dan sertifikat bagi pedagang yang lolos standar gizi dan kebersihan.

2. Pengawasan Bahan Pangan: Bekerja sama dengan BPOM dan dinas terkait untuk memastikan bahan baku makanan (seperti bakso dan mie) bebas dari zat berbahaya.

3. Penyediaan Buah Murah: Memfasilitasi pasokan buah-buahan segar langsung dari petani lokal agar harganya lebih terjangkau bagi mahasiswa.

Edukasi Gizi Visual: Memasang baliho atau panduan porsi makan sehat di area kantin kampus.

Melalui kolaborasi ini, diharapkan ITB dapat menjadi contoh kampus sehat yang peduli pada kualitas gizi dan kesehatan mental mahasiswanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....