MTs Daarussalam Tanamkan Karakter Melalui Tanam Pohon Seribu Guna
- 17 Jul 2026 17:43 WIB
- Bengkalis
Poin Utama
- Penutupan kegiatan Masa Taaruf Murid Madrasah (MATAMUDA) MTs Daarussalam Tahun Pelajaran 2026/2027 berlangsung meriah dan sarat makna, Rabu 16 Juli 2026
RRI.CO.ID, Bengkalis – Penutupan kegiatan Masa Taaruf Murid Madrasah (MATAMUDA) MTs Daarussalam Tahun Pelajaran 2026/2027 berlangsung meriah dan sarat makna, Rabu 16 Juli 2026. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, penutupan orientasi peserta didik baru kali ini diisi dengan aksi penanaman 30 bibit Kelapa Gading atau yang dikenal sebagai "Pohon Seribu Guna" di lingkungan madrasah.
Kegiatan penghijauan yang diinisiasi oleh Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) MTs Daarussalam tersebut dipimpin langsung oleh Kepala MTs Daarussalam, Nurkholidah, serta diikuti oleh majelis guru, pengurus OSIM, dan seluruh peserta didik baru. Bibit kelapa gading ditanam secara gotong royong di sepanjang halaman dan pagar madrasah sebagai simbol kepedulian terhadap lingkungan sekaligus investasi bagi masa depan.
Ketua OSIM MTs Daarussalam, Wahyu Irsyadi, menjelaskan bahwa pemilihan kelapa gading bukan tanpa alasan. Selain mampu memperindah lingkungan madrasah, pohon tersebut memiliki banyak manfaat sehingga diharapkan menjadi media pembelajaran bagi peserta didik tentang pentingnya menanam kebaikan.
"Kami memilih Kelapa Gading karena selain memperindah lingkungan madrasah, pohon ini dikenal sebagai pohon 'seribu guna'. Buahnya bermanfaat, daunnya bisa untuk hiasan, dan batangnya sangat kuat. Kami ingin adik-adik baru belajar filosofi bahwa segala kebaikan yang kita tanam dengan tekun hari ini, pasti akan memberikan manfaat besar di masa depan," ujar Wahyu.
Sebanyak 30 bibit kelapa gading ditanam secara simbolis oleh Kepala Madrasah, guru, pengurus OSIM, serta perwakilan peserta MATAMUDA. Tidak berhenti pada proses penanaman, OSIM juga telah menyusun jadwal piket penyiraman dan perawatan sebagai bentuk komitmen menjaga keberlangsungan tanaman hingga tumbuh dan berbuah.
Kepala MTs Daarussalam, Nurkholidah, mengapresiasi gagasan yang lahir dari para pengurus OSIM tersebut. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya mendukung program penghijauan madrasah, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter peserta didik sejak hari pertama mereka memasuki lingkungan pendidikan.
"Ini adalah gagasan yang luar biasa dari OSIM. Selain menyukseskan program penghijauan di lingkungan madrasah, penanaman kelapa gading ini secara tidak langsung mengajarkan nilai tanggung jawab dan kepedulian lingkungan kepada anak-anak sejak hari pertama mereka masuk. Semoga dalam tiga tahun ke depan, pohon-pohon ini sudah berbuah dan hasilnya bisa kita nikmati bersama," harap Nurkholidah.
Antusiasme juga terlihat dari para peserta didik baru. Salah satunya, Muhammad Rafli Kirniawan, mengaku bangga dapat ikut serta dalam kegiatan penghijauan yang menjadi bagian dari penutupan MATAMUDA.
"Senang sekali rasanya bisa ikut menanam pohon di hari pertama kami resmi menjadi bagian dari madrasah ini. Nanti kalau pohonnya sudah besar dan berbuah, kami bisa melihat hasilnya bersama-sama," tuturnya.
Dengan berakhirnya rangkaian MATAMUDA Tahun Pelajaran 2026/2027, seluruh peserta didik baru MTs Daarussalam kini siap mengikuti proses pembelajaran di kelas. Melalui kegiatan orientasi yang dipadukan dengan aksi nyata pelestarian lingkungan, madrasah berharap para siswa tidak hanya tumbuh menjadi generasi yang cerdas dan berakhlak mulia, tetapi juga memiliki kepedulian tinggi terhadap kelestarian lingkungan serta semangat untuk terus menebarkan manfaat bagi sesama.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....