Kukerta Unri Latih KWT Olah Ubi Ungu
- 17 Jul 2026 00:10 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Dumai - Mahasiswa Kukerta Universitas Riau Tahun 2026 mengadakan pelatihan pengolahan ubi ungu menjadi DAGUNGU (Dadar Gulung Ubi Ungu) dan MINUGU (Minuman Ubi Ungu) di Kelurahan Bumi Ayu, Kecamatan Dumai Selatan, Kota Dumai, Kamis 16 Juli 2026. Kegiatan yang dibimbing Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Ilham Ilahi, ini bertujuan meningkatkan keterampilan masyarakat dalam mengolah pangan lokal menjadi produk bergizi, bernilai jual, dan berpotensi dikembangkan sebagai usaha rumahan.
Pelatihan mendapat dukungan dari Pemerintah Kelurahan Bumi Ayu dan dihadiri Lurah Bumi Ayu Heri Apriadi, Ketua Kelompok Wanita Tani (KWT) Sugiati, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), Ketua RT 01 Mardiana, staf Posyandu, tokoh masyarakat, serta anggota KWT.
Selama kegiatan, peserta memperoleh materi mengenai kandungan gizi ubi ungu, manfaatnya bagi kesehatan, hingga peluang usaha berbasis pangan lokal. Mahasiswa Kukerta juga mendampingi peserta mempraktikkan pembuatan DAGUNGU dan MINUGU, mulai dari proses pengolahan, penyajian, pengemasan, hingga strategi pemasaran melalui media sosial.
Lurah Kelurahan Bumi Ayu, Heri Apriadi, mengapresiasi program yang diinisiasi mahasiswa Kukerta Universitas Riau tersebut. Menurutnya, pelatihan ini mampu meningkatkan nilai tambah komoditas lokal sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat.
"Kami mengapresiasi inisiatif mahasiswa Kukerta Universitas Riau yang menghadirkan pelatihan berbasis potensi lokal. Semoga inovasi ini terus dikembangkan sehingga mampu melahirkan produk unggulan Kelurahan Bumi Ayu dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujar Heri.
Ketua KWT Kelurahan Bumi Ayu, Sugiati, juga menyambut baik kegiatan tersebut. Ia mengatakan pelatihan ini memberikan wawasan baru kepada anggota KWT bahwa ubi ungu dapat diolah menjadi produk yang lebih menarik, sehat, dan memiliki nilai jual lebih tinggi.
"Selama ini ubi ungu hanya diolah secara sederhana. Melalui pelatihan ini kami mendapatkan pengetahuan baru untuk mengembangkannya menjadi produk yang bernilai ekonomi dan berpotensi menambah pendapatan keluarga," katanya.
Kolaborasi antara Pemerintah Kelurahan Bumi Ayu, KWT, PPL, tokoh masyarakat, dan mahasiswa Kukerta Universitas Riau diharapkan mampu mendorong pemanfaatan pangan lokal, memperkuat ketahanan pangan keluarga, serta menciptakan peluang ekonomi baru berbasis potensi daerah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....