Menolak Punah, Mengapa Pendengar Radio Tetap Setia di Era Digital?
- 15 Jul 2026 15:02 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor - Di tengah gempuran media digital dan platform streaming saat ini, radio konvensional ternyata masih memiliki pendengar yang setia. Jutaan orang masih menggunakan media audio sebagai teman setia dalam aktivitass sehari-hari mereka meskipun dunia media sudah berkembang pesat.
Bukan hanya musik gratis yang mendorong mereka untuk tetap setia menjadi pendengar radio, tetapi juga unsur-unsur kedekatan emosional dan interaksi sosial yang terasa hidup. Dengan penyiar di balik mikrofon, pendengar tidak menjadi merasa kesepian.
Mengirim pesan pribadi, menitip salam, hingga meminta lagu favoritnya diputarkan melalui WhatsApp, menjadi pembeda utama radio dari aplikasi musik instan. Momen ketika pesan akhirnya dibacakan langsung oleh penyiar selalu sukses memberikan kepuasan psikologis yang menyenangkan bagi pendengar.
Radio juga disukai karena menjadi alat hiburan paling praktis untuk melakukan banyak hal sekaligus, yang sangat cocok dengan gaya hidup modern. Banyak orang memilih radio karena memberi mereka kesempatan untuk bersantai saat bekerja di kantor, memasak di dapur, atau berkendara di tengah kemacetan jalan raya.
Radio juga membantu pendengar usia lanjut mengingat masa lalu mereka. Lagu nostalgia dan obrolan hangat di udara dapat menghidupkan kembali kenangan indah yang tidak dapat dihadirkan oleh algoritma komputer.
Radio bahkan menjadi ruang publik yang menghubungkan perasaan secara real-time di kota-kota besar seperti Jakarta. Lagu yang dikirimkan seorang anak kepada orang tuanya melalui program interaktif dapat memiliki pesan emosional yang mendalam bagi siapa saja yang mendengarkannya.
Pada akhirnya, industri penyiaran menunjukkan bahwa itu adalah jenis media massa yang sangat fleksibel dan mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman. Suara dari balik frekuensi udara ini tidak akan pernah usang selama kehangatan komunikasi dua arah dan sentuhan personalnya dijaga. (Kamilia Atiqah Zahra - UNPAK)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....