Hargai Keberagaman, Pemprov Maluku Usung Literasi Lintas Budaya di Sekolah
- 14 Jul 2026 20:52 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon - Peluncuran Program Budaya Sekolah Aman dan Nyaman (BSAN) oleh Pemerintah Provinsi Maluku pada Senin, 13 Juli 2026 membawa pendekatan baru dalam dunia pendidikan. Mengusung tema “Membangun Sekolah Berbudaya Aman, Nyaman, Inklusif, dan Berkelanjutan Melalui Pendekatan Literasi Keagamaan Lintas Budaya,” program ini berkomitmen menghargai keberagaman.
Terobosan ini diambil sebagai respons atas kondisi masyarakat Maluku yang dikenal majemuk. Melalui pendekatan literasi keagamaan lintas budaya, sekolah-sekolah di Maluku diharapkan mampu menanamkan nilai-nilai toleransi dan empati sejak dini.
Siswa akan diajarkan untuk saling menghormati, membuka ruang dialog, serta menumbuhkan semangat hidup berdampingan secara damai. Dengan demikian, sekolah naik kelas menjadi ruang pembentukan karakter dan penanaman budaya damai, bukan sekadar tempat mentransfer ilmu pengetahuan.
Keberhasilan peluncuran program strategis ini tidak lepas dari dukungan sinergis berbagai mitra pembangunan global dan lokal. Pemerintah Provinsi Maluku secara khusus menggandeng institusi terkemuka seperti Institut Leimena, Inovasi Maluku, dan Sasakawa Peace Foundation. Kehadiran para mitra ini diharapkan dapat memperkuat penerapan nilai inklusivitas yang menjadi pilar utama program BSAN.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku beserta seluruh jajaran juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para mitra pembangunan. Kolaborasi multipihak ini dinilai menjadi kunci utama agar konsep sekolah aman dan nyaman tidak berhenti sebagai wacana, melainkan menjelma menjadi gerakan masif di lapangan.
Ke depan, Pemerintah Provinsi Maluku berharap terbangun sinergi yang semakin kuat dan berkelanjutan antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, lembaga pendidikan, serta seluruh mitra pembangunan. Kolaborasi yang erat ini ditargetkan mampu menerapkan Program BSAN di seluruh satuan pendidikan Provinsi Maluku secara merata demi melahirkan generasi yang toleran dan siap bersaing di masa depan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....