Dosen UBB: Individualisme dan Teknologi Lemahkan Solidaritas Sosial Masyarakat
- 15 Jul 2026 14:35 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID,Sungailiat - Solidaritas sosial di tengah masyarakat dinilai mulai mengalami pelemahan akibat perubahan sosial di era modern. Kondisi itu dipengaruhi meningkatnya sikap individualisme, kesenjangan ekonomi, hingga perkembangan teknologi yang mengubah pola interaksi antarwarga.
Dosen Program Studi Sosiologi Universitas Bangka Belitung (UBB), Herza, mengatakan terdapat lima faktor utama yang melemahkan solidaritas sosial. Kelima faktor tersebut adalah individualisme, kesenjangan ekonomi, berkurangnya interaksi langsung, pluralitas yang tidak dikelola dengan baik, serta kehadiran teknologi.
Menurut Herza, sikap individualisme membuat sebagian orang lebih fokus pada kepentingan pribadi dibandingkan kepentingan bersama.
"Kesenjangan ekonomi juga dapat memunculkan jarak sosial antarkelompok masyarakat sehingga rasa kebersamaan menjadi berkurang," ungkapnya, Selasa, 14 Juli 2026.
Ia juga menyoroti berkurangnya interaksi langsung akibat perubahan gaya hidup dan penggunaan teknologi digital. Kehadiran media sosial dan perangkat komunikasi modern memang memudahkan hubungan jarak jauh, namun di sisi lain dapat mengurangi intensitas pertemuan tatap muka yang selama ini menjadi perekat hubungan sosial.
Selain itu, pluralitas atau keberagaman yang tidak dikelola dengan baik berpotensi menimbulkan kesalahpahaman dan konflik di tengah masyarakat. Karena itu, Herza menilai penting adanya pendidikan sosial dan penguatan nilai toleransi agar keberagaman justru menjadi kekuatan, bukan sumber perpecahan.
Sementara itu, Mutia, pendengar Pro 1 RRI Sungailiat dari Sungailiat, mengatakan teknologi memang membantu komunikasi sehari-hari. Namun, masyarakat tetap perlu menjaga kebiasaan berkumpul dan berinteraksi secara langsung agar hubungan antarwarga tidak semakin renggang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....