MTs Negeri Fakfak Bekali Siswa Baru Melalui Materi Berkarakter Islami

  • 14 Jul 2026 14:57 WIB
  •  Fak Fak

RRI.CO.ID, Fakfak - Kegiatan Masa Ta'aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) di MTs Negeri Fakfak terus diisi dengan berbagai materi pembinaan yang bertujuan membentuk karakter, kedisiplinan, serta memperkuat nilai-nilai spiritual bagi peserta didik baru Tahun Ajaran 2026/2027.

Ketua Panitia Penyelenggara MATAMUDA MTs Negeri Fakfak, Amna Rahanyamtel, mengatakan setiap harinya peserta menerima dua materi utama yang dipadukan dengan latihan Peraturan Baris Berbaris (PBB) sebagai upaya menanamkan disiplin sejak awal memasuki lingkungan madrasah.

Amna menjelaskan, pada hari pertama peserta telah mengikuti pelatihan PBB yang kemudian dilanjutkan dengan materi tentang adab kepada orang tua dan guru. Sebelum memasuki sesi materi, seluruh peserta juga dibiasakan melaksanakan salat Duha sebagai bagian dari pembentukan karakter religius.

"Untuk materi, kurang lebih masing-masing per hari kami memberikan dua materi. Dalam tiga hari ini semuanya ada pelatihan PBB, kemudian didampingi materi-materi lainnya. Kemarin kami sudah melewati materi PBB lalu dilanjutkan dengan materi adab kepada orang tua dan guru," ujar Amna.

Ia menambahkan, pembiasaan salat Duha menjadi salah satu agenda penting dalam MATAMUDA karena sejalan dengan budaya yang selama ini diterapkan di MTs Negeri Fakfak. Melalui kegiatan tersebut, siswa baru diharapkan terbiasa menjalankan ibadah sejak dini sebelum memulai proses belajar.

Pada hari kedua, peserta kembali mendapatkan materi PBB yang dipadukan dengan pembahasan mengenai kedisiplinan. Setelah itu, peserta mengikuti materi pendidikan seksual (sex education) yang menghadirkan narasumber langsung dari Puskesmas Sekban.

Menurut Amna, pemateri dari tenaga kesehatan dipilih agar informasi yang diberikan sesuai dengan kebutuhan usia remaja dan disampaikan oleh pihak yang memiliki kompetensi di bidangnya. Materi tersebut dinilai penting sebagai bekal bagi peserta didik dalam menghadapi berbagai tantangan di era digital, terutama penggunaan gawai dan media sosial.

"Kami mengundang langsung dari Puskesmas Sekban untuk menyampaikan materi sex education supaya materinya benar-benar sesuai dengan anak-anak. Kami anggap ini sangat penting karena tantangan anak-anak sekarang dengan gadget yang ada. Selain itu, setiap hari kami tetap menanamkan nilai spiritual yang kuat kepada anak-anak yang baru masuk," tutup Amna.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....