Pantomim Jadi Cara Sekolah Kenalkan Bahaya Narkoba
- 14 Jul 2026 08:03 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Lhokseumawe – Tanpa ceramah panjang, pesan tentang bahaya narkoba disampaikan melalui gerak dan ekspresi. Sebuah pertunjukan pantomim menjadi cara SD Negeri 1 Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, mengenalkan bahaya narkoba kepada murid baru dalam kegiatan MPLS.
Kepala SD Negeri 1 Banda Sakti, Efendi, S.Pd., M.Pd., mengatakan pertunjukan tersebut sengaja ditampilkan agar edukasi antinarkoba dapat diterima anak dengan cara yang menarik dan mudah diingat.

“Pantomim tadi merupakan visualisasi antinarkoba yang kita lakukan di sekolah. Jadi, anak-anak mendapat gambaran dan mengetahui seperti apa bahaya narkoba,” kata Efendi.
Menurutnya, perkembangan bentuk dan modus peredaran narkoba membuat edukasi pencegahan perlu diperkenalkan sejak dini dengan materi yang disesuaikan dengan usia anak.

Upaya tersebut tidak berhenti pada kegiatan MPLS. Efendi mengatakan sekolah juga akan membangun komunikasi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk menghadirkan sosialisasi pencegahan penyalahgunaan narkoba.
Sekolah bahkan mulai mendorong munculnya murid yang dapat menjadi duta antinarkoba di kelas. Murid yang dinilai memiliki potensi akan diarahkan untuk membantu menanamkan pesan hidup sehat dan menjauhi narkoba kepada teman-temannya.
“Kita ingin pesan itu melekat di kepala anak-anak, bahwa narkoba berbahaya dan di sekolah juga ada duta yang membawa pesan antinarkoba,” ujarnya.
Dari sebuah panggung sederhana, sekolah menanamkan pesan besar: mengenali bahaya sejak dini menjadi salah satu langkah untuk melindungi masa depan anak.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....