Kemajuan Teknologi Bantu Difabel Netra Akses Informasi Lebih Mudah
- 13 Jul 2026 18:45 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Perkembangan teknologi digital dinilai memberikan dampak positif bagi penyandang disabilitas, khususnya difabel sensorik netra, dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Berbagai inovasi yang hadir saat ini mampu mempermudah akses terhadap informasi, pendidikan, pekerjaan, hingga komunikasi sehingga menciptakan lingkungan yang semakin inklusif.
Difabel Sensorik Netra, Ramdah Thaharah, mengatakan kemajuan teknologi mulai dirasakan secara signifikan dalam kurun waktu 10 hingga 15 tahun terakhir. Menurutnya, perubahan tersebut membuka banyak peluang bagi masyarakat inklusif untuk lebih mandiri dalam beraktivitas.
| Baca juga: Media Sosial dan Revolusi Handphone Modern |
Ramdah menjelaskan, salah satu teknologi yang paling membantu adalah aplikasi pembaca layar atau screen reader yang mampu mengubah tulisan menjadi suara. Fitur tersebut memungkinkan penyandang netra, baik yang mengalami kebutaan total maupun memiliki sisa penglihatan, dapat mengakses informasi dengan lebih mudah melalui telepon pintar maupun komputer.
Ia membandingkan kondisi saat ini dengan beberapa tahun lalu ketika penyandang netra masih sangat bergantung pada huruf Braille untuk membaca berbagai informasi. Kini, buku digital, dokumen, hingga berbagai informasi di internet dapat diakses hanya dengan bantuan teknologi suara yang semakin akurat dan mudah digunakan.
Menurut Ramdah, perkembangan teknologi juga memberikan kesempatan yang lebih luas bagi difabel untuk belajar, bekerja, hingga membangun usaha secara mandiri. Berbagai aplikasi pendukung membuat penyandang disabilitas memiliki peluang yang sama untuk berpartisipasi dalam kehidupan sosial maupun dunia kerja.
Ramdah mengajak seluruh penyandang disabilitas agar tidak takut mempelajari perkembangan teknologi yang terus berkembang. Ia menilai kemampuan beradaptasi dengan teknologi menjadi bekal penting agar kaum difabel tidak tertinggal di tengah pesatnya transformasi digital.
Terlebih dengan semakin canggihnya teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), berbagai kebutuhan kini dapat dilakukan hanya dengan memberikan perintah atau prompt sesuai keperluan. Ramdah berharap penyandang disabilitas dapat memanfaatkan kemajuan tersebut sebagai sarana untuk meningkatkan kualitas hidup, kemandirian, serta memperluas kesempatan berkarya di berbagai bidang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....