Mulai 2028 Sony Tinggalkan Game Fisik Sepenuhnya Secara Permanen
- 05 Jul 2026 19:21 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID ,Gorontalo - Pecinta game konsol bersiap menghadapi perubahan besar. Sony mengumumkan akan menghentikan distribusi game dalam bentuk fisik secara permanen dan sepenuhnya beralih ke format digital untuk seluruh game baru yang dirilis di platform PlayStation mulai Januari 2028.
Dengan kebijakan tersebut, setiap judul game yang meluncur setelah Januari 2028 hanya dapat diperoleh melalui PlayStation Store dalam bentuk unduhan digital atau melalui kode digital yang dijual oleh berbagai retailer resmi. Sementara itu, game yang telah dirilis maupun yang masih dijadwalkan meluncur sebelum batas waktu tersebut tetap tersedia dalam format cakram fisik.
Sony menjelaskan bahwa keputusan ini diambil sebagai respons terhadap perubahan perilaku konsumen serta perkembangan industri hiburan digital. Mengutip laporan GSM Arena, perusahaan menilai mayoritas pengguna PlayStation kini lebih memilih membeli dan mengunduh game secara digital dibandingkan memiliki salinan fisik.
Selama bertahun-tahun, keberadaan cakram fisik menjadi salah satu daya tarik utama konsol game. Pengguna cukup membeli keping permainan, memasukkannya ke dalam konsol, lalu langsung menikmati permainan tanpa harus mengunduh file berukuran besar.
Namun, di balik kelebihannya, media fisik juga dianggap memiliki sejumlah tantangan bagi penerbit dan pemilik platform. Berbeda dengan versi digital yang melekat pada satu akun, cakram fisik dapat dipinjamkan, dijual kembali, atau berpindah tangan ke pengguna lain. Banyak pemain yang menjual game setelah menyelesaikannya atau membeli versi bekas dengan harga lebih murah.
Selain itu, toko ritel juga memiliki keleluasaan memberikan potongan harga untuk stok game fisik. Kondisi tersebut membuat harga permainan menjadi lebih kompetitif, tetapi di sisi lain mengurangi peluang penerbit dan pemilik platform memperoleh keuntungan dari transaksi berikutnya setelah penjualan pertama.
Meski demikian, keputusan Sony memicu perdebatan di kalangan penggemar game. Bagi sebagian pemain, media fisik bukan sekadar sarana bermain, melainkan bentuk kepemilikan yang nyata. Dengan memiliki salinan fisik, pengguna tetap dapat mengakses permainan kapan saja tanpa bergantung pada keberadaan toko digital atau layanan daring.
Keunggulan lainnya adalah aspek pelestarian game. Selama konsol dan cakram masih berfungsi, permainan tetap dapat dijalankan meskipun suatu hari layanan digital, penerbit, atau bahkan platform tempat game tersebut dijual sudah tidak lagi beroperasi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....