Tim Audit NFA USK Angkat Isu Fraud Pengadaan Barang dan Jasa pada KBMK 2026

  • 27 Jun 2026 18:44 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh - Tim Audit NFA dari Universitas Syiah Kuala (USK) berhasil menorehkan prestasi dengan lolos ke tingkat nasional dalam ajang Kompetisi Ilmu Bisnis, Manajemen, dan Keuangan (KBMK) 2026. Tim yang berlaga di kategori Keuangan Audit Investigatif ini akan bersaing dengan delegasi dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia.

KBMK merupakan ajang bergengsi yang diselenggarakan oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Kompetisi ini bertujuan mengevaluasi kemampuan akademik serta nalar mahasiswa sekaligus memperkuat kemitraan antara akademisi, dunia usaha, dan pemerintah.

Tim Audit NFA terdiri dari tiga mahasiswa Akuntansi angkatan 2023, yaitu Faiz Akbar Husaini dan Najma Gina Assyifa dari Program Internasional, serta Aqil Abrar dari Program Reguler. Di bawah bimbingan dosen Rahmawaty, S.E., M.Si., Ak., CA., QGIA., tim ini berhasil menembus babak nasional setelah menyisihkan ratusan karya tulis dari 212 perguruan tinggi di Indonesia.

Dalam kompetisi ini, tim mengangkat karya tulis berjudul “Analisis Audit Investigatif dan Penghitungan Kerugian Negara atas Dugaan Fraud Pengadaan MRI CT Scan Pemerintah Kabupaten Venesia TA 20X5”. Ketua Tim, Faiz Akbar Husaini, mengungkapkan kebanggaannya dapat mewakili USK di tingkat nasional.

“Kompetisi ini menjadi kesempatan berharga bagi kami untuk mengaplikasikan ilmu audit dan akuntansi ke dalam studi kasus yang kompleks. Kami berharap dapat memberikan hasil terbaik pada tahapan kompetisi berikutnya,” ujar Faiz.

Karya ilmiah tersebut menyoroti kerentanan sektor pengadaan barang dan jasa pemerintah terhadap praktik kecurangan (fraud). Melalui pendekatan audit investigatif, tim menganalisis indikasi penyimpangan mulai dari tahap perencanaan, penyusunan Harga Perkiraan Sendiri (HPS), proses lelang, hingga pelaksanaan kontrak. Analisis mendalam ini dilakukan untuk mengidentifikasi pola kecurangan serta menghitung potensi kerugian negara yang ditimbulkan.

Dosen pembimbing, Rahmawaty, menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kerja keras tim. “Keberhasilan ini adalah buah dari kerja sama dan semangat belajar yang tinggi. Saya berharap pengalaman ini menjadi bekal berharga bagi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi di bidang audit, investigasi, dan tata kelola sektor publik,” ungkapnya.

Tahun ini, KBMK 2026 diikuti oleh 674 makalah. Setelah melalui proses seleksi yang ketat, hanya 62 tim yang berhasil melaju ke babak semifinal nasional, dengan 13 tim di antaranya berasal dari kategori Keuangan Audit Investigatif. Keberhasilan Tim Audit NFA USK ini diharapkan mampu mengharumkan nama universitas sekaligus memberikan kontribusi pemikiran bagi penguatan integritas tata kelola keuangan negara di Indonesia
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....