Gandaria, Buah Langka Asli Indonesia

  • 27 Jun 2026 06:00 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Indonesia memiliki beragam buah lokal yang kaya cita rasa, salah satunya adalah gandaria. Buah bernama ilmiah Bouea macrophylla ini dikenal memiliki perpaduan rasa asam dan manis yang khas sehingga digemari masyarakat di sejumlah daerah.

Gandaria termasuk tanaman tropis yang masih satu keluarga dengan mangga dan jambu mete. Buah ini tumbuh di berbagai wilayah Indonesia, seperti Sumatra, Jawa, Kalimantan, hingga Maluku, meski kini keberadaannya mulai semakin sulit ditemukan.

Saat masih muda, gandaria memiliki kulit berwarna hijau dengan cita rasa yang dominan asam dan sedikit sepat. Ketika matang, kulitnya berubah menjadi kuning hingga oranye, sedangkan daging buahnya menjadi lebih lembut dengan rasa manis berpadu asam yang menyegarkan.

Keunikan rasa tersebut membuat gandaria banyak dimanfaatkan sebagai bahan rujak, sambal, asinan, hingga manisan tradisional. Sementara buah yang sudah matang biasanya dinikmati langsung karena memberikan sensasi segar dengan aroma khas yang berbeda dari mangga pada umumnya.

Meski memiliki potensi sebagai buah lokal unggulan, popularitas gandaria mulai tergeser oleh buah-buahan komersial lainnya. Berkurangnya lahan budidaya serta minimnya minat generasi muda menyebabkan tanaman ini semakin jarang dijumpai di pasar tradisional.

Hingga saat ini, tingkat kelangkaan populasi pohon gandaria belum tercantum dalam data IUCN (International Union for Conservation of Nature). Namun, pemanfaatan gandaria tanpa upaya penanaman kembali berpotensi menurunkan populasinya secara bertahap pada masa mendatang.

Pelestarian gandaria menjadi penting sebagai bagian dari upaya menjaga kekayaan hayati Indonesia yang semakin beragam tantangannya. Dengan mengenal dan mengonsumsi buah lokal, masyarakat turut mendukung keberlanjutan tanaman asli Nusantara agar tetap lestari bagi generasi mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....